Nalar.ID

Komitmen Ramah Anak, RTV Tayangkan Dua Program Anyar

Nalar.ID – Ada program terbaru Rajawali Televisi (RTV). Pertama, talent show anak-anak dengan varian skill bertajuk ‘Super 10 Indonesia’. Program ini tayang perdana pada 12 Oktober 2019 setiap Sabtu dan Minggu pukul 18.00 WIB.

Tayangan tersebut bertujuan untuk mendukung dan memberi semangat anak-anak untuk menunjukkan bakat yang dimiliki. Mereka memberi tantangan yang sudah disiapkan untuk mereka.

Selain itu, para anggota keluarga yang punya bakat atau keahlian akan mengikuti tantangan yang diberikan oleh para juri untuk menukarnya dengan hadiah yang mereka impikan.

Ramah Anak

Sejumlah juri ‘Super 10 Indonesia’ hadir. Diantaranya Narji. Ia dipercaya untuk memberi kesegaran dalam panggung. Lalu Tara de Thouars, seorang psikolog yang memberi motivasi serta penyemangat para peserta. Acara dipandu oleh lrgi Fahrezi.

CEO RTV Artine S. Utomo mengatakan bahwa ‘Super 10 Indonesia’ hadir mewujudkan mimpi para peserta. Artine menilai, di program ini para peserta merupakan pemenang.

Ie menegaskan, talent show ini berbeda dengan konsep-konsep kompetisi pada umumnya. “Kami komitmen menghadirkan program-program yang ramah anak dan keluarga. Termasuk salah satunya program ini,” kata Artine pada jumpa pers di Studio RTV Cawang, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Hal senada disampaikan oleh Yeni Anshar, Deputy Director Programming RTV. Yeni mengatakan, banyak sekali anak Indonesia berbakat mempunyai ambisi besar tetapi belum ada wadah.

Dengan program ini, lanjutnya, para peserta bisa menampilkan bakat-bakat mereka terpendam. “Wadah ini lebih bermanfaat bagi anak-anak Indonesia yang ingin mewujudkan mimpinya,” terang Yeni.

‘Sekolah Stand Up Milenial’

Selain ‘Super 10 Indonesia’, RTV turut menghadirkan ‘Sekolah Stand Up Milenial’ (SSM) pada November 2019. SSM adalah program talent search komedi tunggal. Atau dikenal dikenal dengan istilah stand up comedy.

Bedanya, SSM ini menyasar pada komika muda milenial setingkat SMP dan SMA usia 12 sampai 20 tahun. Para komika ini, disebut dengan siswa.

Materi yang akan dibawakan para siswa di audisi dan tayangan berasal dari keresahan anak-anak muda terhadap lingkungan sekitar. Misalnya momen menghadapi ulangan di sekolah, kisah cinta remaja, sampai penggunaan media sosial.

Audisi SSM dimulai dengan mencari para siswa dengan cara audisi offline dan online. Audisi di Jakarta diselenggarakan di Studio Cawang RTV pada 22 September 2019 lalu.

GM Produksi RTV, Pinkan Laluyan menyatakan, pada SSM, para siswa yang terpilih didampingi pada penyampaian materi oleh mentor berpengalaman. Lalu, hasilnya ditampilkan dalam open mic sebelum mereka menghadapi proses eliminasi.

SSM dipandu oleh host sekaligus menjadi wali murid di SSM, yakni Abdel Achrian. Para mentor, atau disebut wali kelas yang mendampingi para siswa adalah Rahmet Ababil, Jui Purwoto dan David Nurbianto. Sementara, para juri atau dewan guru, adalah Kemal Palevi, Ghea Youbi dan Ridwan Remin.

”Kami berharap, program baru ini akan memberi warna baru di dunia hiburan. Serta memberi ruang para komika berbakat di usia remaja,” tambah Artine.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi