Nalar.ID

Kunci Pemulihan Ekonomi Saat Pandemi

Nalar.ID, Jakarta – Dalam proses pemulihan ekonomi selama pandemi Covid-19, Presiden Joko Widodo mengungkapkan, kunci utama adalah investasi.

Diakuinya, pemulihan ekonomi tak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) saja. Mengingat, rasio utang Indonesia terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia tahun 2020, diproyeksi mencapai 38,5%.

Di samping itu, kapasitas pembiayaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melakukan pembangunan nasional juga terbatas.

“Kunci pemulihan ekonomi adalah di investasi. APBN kita tak memungkinkan untuk seluruh pembangunan ini di cover dari anggaran APBN,” kata Jokowi, beberapa waktu lalu.

Selain itu, Jokowi memberikan mandat kepada seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah setempat. Tujuannya, agar tidak menghambat laju investasi. Bahkan, ia juga meminta kepada kepala daerah menangani langsung investasi-investasi yang bernilai besar. Agar investasi itu cepat direalisasikan.

Salah satu terobosan meningkatkan investasi yang telah dilakukan pemerintah, kata Jokowi, yakni dengan Sovereign Wealth Fund (SWF). Atau kini disebut dengan Indonesia Investment Authority (INA).

Jokowi juga meminta agar kepala daerah mengetahui INA tersebut. Sehingga, ke depan, para kepala daerah memiliki terobosan dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur secara nasional.

Diketahui, sepanjang Januari-September 2020, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi mencapai Rp 611,6 triliun, atau naik 1,7% bila dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang mencapai Rp 601,3 triliun.

Realisasi investasi sebesar Rp 611,6 triliun itu terdiri atas penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp 301,7 triliun, atau 49,3%. Serta penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp 309,9 triliun, atau 50,7%.

Penulis: Erha Randy| Editor: Erha Randy

 

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi