Nalar.ID

Lazismu Kenalkan Daging Kaleng Qurban Olahan, Ini Manfaatnya

Jakarta, 16 Juli 2021* – Menjelang perayaan Idul Adha 1442 H, Lazismu meluncurkan program Qurban RendangMu Lazismu. Program tahun 2021 ini mengusung tema ‘QurbanMu Kuatkan Ketahanan Pangan’.

Ini merupakan tahun keempat penyelenggaraan program Qurban RendangMu Lazismu. Pihak Lazismu yakin, masyarakat yang berpartisipasi dengan program ini akan semakin meningkat.

Diketahui, program qurban yang dilakukan oleh Lazismu ini, salah satunya menggunakan daging yang telah diolah dalam bentuk rendang kaleng.

Tidak sedikit manfaat daging qurban yang diolah menjadi Rendangmu dengan aneka ragam. Di antaranya lebih tahan lama, jangkauan distribusi lebih luas, nikmat dan bergizi, dan mudah disajikan tanpa dimasak. Serta sebagai cadangan makanan pasca bencana, pandemi dan penanganan gizi buruk.

Cadangan Pangan

Harga RendangMu yang dipasarkan pun bervariasi. Untuk sapi utuh kemasan, berkisar Rp 15.500.000. Sapi 1/7 kemasan Rp 2.220.000, dan infaq daging mulai dari Rp 10.000.

Pengolahan kemasan Rendangmu dilakukan Lazismu di Rumah Potong Hewan (RPH) pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyrik. Karkas atau dagingnya dikemas jadi kemasan rendang Rendangmu seberat 200 gram per kaleng. Tentu saja, proses pemotongan di RPH dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

Direktur Fundraising Lazismu, Edi Muktiono mengatakan hasil produksi program ini untuk cadangan pangan setahun kepada masyarakat terdampak bencana di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami bekerjasama dengan RPH-RPH di beberapa daerah untuk prosesi pemotongan hewan qurban. Termasuk mengawasi proses mulai dari pemotongan hingga pengemasan daging qurban dalam kaleng. Jadi, lebih terjamin kesehatan dan kebersihannya,” kata Edi Muktiono.

Kemasan RendangMu merupakan konsep pemberian daging qurban untuk masyarakat yang tinggal di desa atau yang tak memiliki kulkas untuk menyimpan daging.

Oleh karena itu, Lazismu memberikan solusi pemberian daging kurban kemasan kaleng yang dapat bertahan hingga dua tahun. Jadi, masyarakat tak perlu khawatir daging akan basi jika tidak diolah sesegera mungkin.

Direktur Utama Lazismu, M. Sabeth Abilawa mengungkapkan qurban Lazismu tahun ini difokuskan, “Di antaranya untuk mendukung pemenuhan ketahanan pangan masayarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.”

Termasuk misi ketahanan pangan yang menjadi salah satu program Muhammadiyah.

Kerjasama Internasional

Selain itu, manfaat dari program ini tak hanya untuk masyarakat yang menetap di sekitar masjid. Namun, bisa dirasakan secara nasional maupun internasional. Terbukti Qurban Rendangmu Lazismu telah memberikan manfaat untuk korban perang di Palestina (Gaza dan Tepi Barat), serta Myanmar (Rohingya) dan Yaman.

Di sana, Lazismu menggandeng mitra internasional yang bekerja membantu dalam pelaksanaan program qurban internasional di beberapa negara tersebut.

“Sehingga manfaat qurban masyarakat Indonesia juga bisa dinikmati mereka yang sedang terimbas konflik,” tukas Direktur Fundraising Lazismu, Edi Muktiono.

Direktur Utama Lazismu, M. Sabeth Abilawa menambahkan bahwa Lazismu berusaha untuk meneruskan amanah mudhoi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan kebermanfaatan daging qurban yang lebih luas dan lama.

Program ‘Qurbanmu Kuatkan Ketahanan Pangan’ akan dilaksanakan serentak pada perayaan Idul Adha 1442 H. Tepat pada Selasa, 20 Juli 2021 kalender Indonesia atau pada hari-hari tasyrik.

Masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam program Lazismu ini melalui kanal resmi www.lazismu.org atau nomor layanan 0856 1626 222.

Penulis: Febriansyah | Editor: Febriansyah

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi