Nalar.ID

Literasi dan Inklusi Keuangan untuk Disabilitas

Nalar.ID – Untuk kali pertama, Astra Financial melakukan kegiatan sinergis. Kegiatan yang berlangsung di Balai Besar Rahabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas, Cibinong pada 16 Desember 2019 ini menggabungkan tiga unsur. Diantaranya pelaku Industri, regulator, dan pemerintah. Kegiatan ini dirintis melalui Kerjasama Astra Financial dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dan Otoritas Jasa keuangan (OJK), dengan memberi literasi dan inklusi keuangan bagi penyandang disablitas.

Dalam siaran tertulis yang diterima Nalar.ID, belum lama ini, Astra Financial, bersama 11 Lembaga Jasa Keuangan (LJK) senantiasa meningkatkan kontribusi terhadap literasi dan inklusi keuangan untuk konsumen dan masyarakat.

Ke-11 perusahaan yang tergabung adalah ACC, TAF, Asuransi Astra, Permata Bank, FIFGROUP, Astra Life, SAN Finance, Komatsu Astra Finance, Astra Ventura, Dana Pensiun Astra, dan Astra Welab Digital Artha (AWDA).

Mereka masing-masing memiliki kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Meliputi bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan literasi dan inklusi ini merupakan wujud kegiatan dari pilar pendidikan. Pada kesempatan ini, Astra Financial bersinergi bersama Kemensos dan OJK.

Presentase Satu Persen

Implementasi ini sebagai wujud dukungan terhadap OJK guna mendorong implementasi POJK No 76/POJK.7/2016 tentang literasi dan inklusi keuangan, serta mendukung UUD No 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas.

“Bahwa Perusahaan Swasta Wajib Mempekerjakan paling sedikit satu persen penyandang disabilitas dari jumlah karyawan,” tulis, peraturan tersebut.

Terkait implementasi bahwa perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit satu persen dari jumlah karyawan, Astra Finansial sudah mengimplementasikan dengan total 34 orang karyawan disabilitas  berkerja di lingkungan Astra Financial.

“Literasi dan inklusi keuangan yang diberikan kepada para binaan kami dapat dijadikan bekal mereka di kemudian hari. Khususnya dalam pengaturan keuangan,” kata Kepala Balai Besar Rahabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas, Manggana Lubis.

Director Astra & Director In Charge Astra Financial Suparno Djasmin mengatakan, Astra Financial akan terus mendorong inklusi dan literasi keuangan. Khususnya untuk kalangan disabilitas.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah RI No. 59 2017 tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang mencakup 17 tujuan dengan 169 capaian terukur dan tenggat sesuai PBB sebagai agenda dunia pembangunan.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi