Nalar.ID

Mal Pelayanan Publik Sumedang, Penghubung Masyarakat dengan Pemerintah

Nalar.ID – Kehadiran Mal Pelayanan Publik (MPP) di tengah masyarakat Kabupaten Sumedang tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan modern. Jauh lebih dalam, MPP menjadi simbol jembatan yang menghubungkan dan mendekatkan pemerintah dengan masyarakatnya.

Hanya dalam satu gedung, masyarakat bisa mendapatkan segala jenis urusan perizinan dan non-perizinan yang dibutuhkan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumedang, Ade Setiawan, menjelaskan berdirinya MPP sebagai bentuk perhatian pemerintah.

“MPP menjadi sarana yang menjembatani hubungan kedekatan antara pemerintah dengan masyarakatnya,” ungkap Ade, dalam siaran tertulis yang diterima Nalar.ID, Jumat (27/12).

Beroperasi setiap Senin hingga Jumat, dan buka pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, MPP Sumedang memiliki total 361 layanan. Beberapa pelayanan terdiri dari sejumlah instasi vertikal dan layanan SKPD Provinsi Jawa Barat, BUMN dan BUMD, Perbankan, Kantor Pajak, Kepolisian serta layanan SKPD pemerintah kabupaten.

361 Layanan

MPP kedua di Jawa Barat ini diresmikan September 2019, setelah melakukan konsultasi kepada Kementerian PAN-RB dan uji coba pelayanan.

“Dulu sebelum uji coba kita hanya ada 151 layanan. Tetapi setelah dilakukan uji coba ada beberapa update, sehingga sampai saat ini jumlahnya mencapai 361 layanan,” tambah Ade.

Mal Pelayanan Publik Sumedang - nalar.id
Suasana di dalam area Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. NALAR/Dok. Kementerian PAN-RB

Setiap hari, sekitar 400 orang mengunjungi MPP yang berada di alun-alun Sumedang ini. Rata-rata, masyarakat datang untuk mendapatkan layanan kependudukan. Tak hanya itu, di MPP Sumedang ini ada layanan pernikahan oleh Kementerian Agama.

Bahkan dalam sepekan, bisa ada 50 pasang calon pengantin yang menikah. Lengkap dengan wali, saksi dan petugas Kantor Urusan Agama (KUA). Bahkan berkas pernikahan pun bisa selesai dalam satu hari. Serta bisa langsung dibawa pulang oleh si pengantin.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Perencanaan Penanaman Modal, Enang, mengatakan enam bulan pasca diresmikan, MPP Sumedang memiliki keunggulan.

Menurutnya layanan kepolisian di MPP Sumedang adalah yang terlengkap. “Boleh dilihat dan dibandingkan, layanan kepolisian kami paling lengkap dibanding MPP lain. Koordinasi lebih mudah, modern dan praktis hanya di satu tempat,” ujar Enang.

Keunggulan milik MPP Sumedang lainnya, yakni Pemkab Sumedang menggandeng dan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Layanan yang diberikan PT Pos Indonesia adalah membantu mengantarkan berkas pemohon yang tidak selesai dalam satu hari.

“Misalnya ada layanan yang tidak selesai dalam satu hari akibat antrian masyarakat, berkas layanan kami antar ke alamat si pemohon jika sudah selesai. Jadi, pemohon tidak perlu menunggu lama di MPP. Tinggal terima jadi saja,” tambahnya.

Layanan Gawat Darurat

Seperti mal pada umumnya, MPP sumedang memiliki fasilitas pojok bacaan dan tempat bermain anak. Para ibu yang membawa buah hatinya, disertai kebutuhan ASI, juga tidak perlu khawatir. Pasalnya, MPP Sumedang menyediakan ruang laktasi. Bahkan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang juga menyediakan loket dan layanan kegawatdaruratan.

Pada loket itu, setiap pengunjung bisa melakukan tensi sambil menunggu antrian. Atau jika ada pengunjung tiba-tiba sakit, tim medis MPP Sumedang siap siaga membantu menangani pengunjung itu.

“Waktu itu pernah ada pengunjung kena struk ringan. Kami langsung atasi dan tertolong,” imbuh Enang.

Menyambut tahun 2020, Pemkab Sumedang siap membangun gedung kedua MPP. Tentu, dengan konstruksi bangunan yang semakin besar dan modern, lengkap dengan parkiran basement dan lift yang terhubung ke gedung MPP pertama.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin memberi kenyamanan bagi warga Sumedang. Nanti supaya pemohon tidak capek, kami akan sediakan lift yg terkoneksi dari gedung lama ke gedung baru. Kami ingin warga tenang dan nyaman berkendara, makanya kami mau buat basement,” tutup Enang.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi