Nalar.ID

Mandalika Siap Gelar MotoGP dan World Super Bike, Pembangunan Capai 70%

Nalar.ID, Lombok – Kondisi lintasan Sirkuit Mandalika sedang mengerjakan pengaspalan lapisan pertama (AC Base) di beberapa ruas lintasan. Masih ada pekerjaan rumah melakukan pengaspalan lapisan kedua (AC Binder) hingga lapisan terakhir (surface SMA).

Secara keseluruhan, progres pembangunan kawasan Sirkuit Mandalika telah mencapai 70 persen. 

Sebelumnya, Safety Officer The Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) Franco Uncini, Managing Director Dorna Sports Carlos Ezpeleta, dan Dorna Race Direction Loris Capirossi,
telah meninjau Sirkuit Mandalika. Termasuk melakukan technical walk of circuit (pre-homologation). 

“Seluruh proses pengerjaan lintasan sirkuit dilakukan cermat, teliti, dan berstandar tinggi. Didukung panorama alam di kawasan sirkuit yang sangat eksotis, dikelilingi bukit dan pantai. Tak heran jika pihak FIM dan Dorna Sports sampai mengacungkan dua jempol saat melihat langsung keindahan kawasan Sirkuit Mandalika,” ujar Ketua MPR RI Bambang Soesatyo usai meninjau kondisi lintasan Sirkuit Mandalika, di Lombok, NTB, Rabu (7/4/21). 

Diketahui, panjang lintasan Sirkuit Mandalika mencapai 4,31 kilometer, dengan 17 tikungan. Paddock area sirkuit sanggup menaungi 40 garasi.

Sementara kapasitas grand stand seating mencapai lebih dari 50.000 tempat duduk, sementara non-seated area (tribun berdiri) sanggup menampung 138.000 orang. 

Penonton juga bisa menyaksikan balapan dari hospitality suites yang direncanakan berkapasitas 7.700 penonton. Seluruhnya dikerjakan dengan penuh ketelitian. Semuanya demi kenyamanan penonton.

Jika tak ada aral melintang, pembangunan Sirkuit Mandalika selesai pada kuartal II hingga III 2021. Serta segera lulus homologasi dari FIM pada Juni atau Juli 2021. 

Agar lulus homologasi, ada beberapa aspek teknis yang dinilai. Antara lain trek sirkuit, pit and paddock, race control, rumah sakit khusus beserta tenaga dokter, tenaga marshal terlatih, dan lainnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Febriansyah

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi