Nalar.ID

Mediator Ulung dan Humanis, Ini Sosok Peraih ‘Imaculata Award 2018’

Jakarta, Nalar.ID – Mantan Kepala Polisi Sektor (Polsek) Sunda Kelapa, Komisaris Polisi (Kompol) Netty Rosdiana Siagian SH., MM., meraih Imaculata Award 2018. Mengedepankan pendekatan kepada masyarakat, menjadi alasan Netty meraih pencapaian penghargaan ini.

Penghargaan ini diserahkan oleh pimpinan Imaculata Autism Boarding School, Dr. Imaculata Umiyati, S.Pd., M.Si., saat menghadiri pisah kenang Netty di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis (15/11).

Dalam acara tersebut, Imaculata menilai, polisi wanita ini sangat dekat dengan masyarakat. Bunda Ima–sapaan akrabnya–, terharu atas apa yang telah dilakukan Netty meskipun hanya menjabat kurun waktu tiga bulan.

“Spontanitas dan ketulusannya merupakan ciri kepribadiannya yang dicintai warga Sunda Kelapa. Ketulusan itu tak dapat di desain atau di setting karena ini karunia Tuhan. Biarkan orang menganggap ini pencitraan tapi pesan saya buat Bu Netty, biarlah menjadi seperti ini (merakyat) dimanapun ditugaskan,” ujar Komisioner Komisi Nasional Perlindungan Anak Bidang Sosialisasi dan Pemenuhan Hak Anak ini, mengomentari Netty.

Wanita yang dikenal sebagai Bunda Anak Autis Indonesia ini menambahkan, selain dekat dengan warga, Netty, adalah sosoknya yang humanis dan kerap menyelesaikan masalah dengan mediasi serta kekeluargaan.

Di tempat yang sama,Netty, bahagia bisa menjadi bagian dari warga Muara Angke. Selama bertugas di jajaran Mapolsek Sunda Kelapa, ia terkesan dan tak bisa dilupakan. “Saya menganggap, ini antusias warga dalam menyayangi saya. Saya tak dapat berkata apa-apa,” tandas Netty.

Acara pisah kenang ini turut dihadiri oleh Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) DKI Jakarta, H. Yan M. Winatasasmita; Perwakilan Tim Penggerak PKK DKI Jakarta; Danramil Penjaringan, Mayor Inf. Dwi Harry Wibowo, SE,.; hingga warga. Netty, juga memberikan santuan bagi anak yatim piatu dan penyandang difabel.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ezar Radinka

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi