Nalar.ID

Menparekraf Harap Trail of Civilization Pikat Wisatawan di Borobudur

Nalar.ID, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengikuti rangkaian kegiatan Trail of Civillization, dengan tema Ancient Kingdom: Borobudur Series, di Magelang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan pola-pola perjalanan di sekitar kawasan Candi Borobudur yang disusun berdasarkan relief yang terdapat di dinding candi. Di mana, relief-relief ini menggambarkan peradaban kehidupan masyarakat sejak zaman kerajaan Hindu-Buddha di Tanah Jawa.

Sehingga, dapat meningkatkan kualitas pengalaman berwisata bagi wisatawan dengan mengedepankan unsur edukasi, entertainment, dan diperkuat dengan storytelling pada setiap aktivitasnya.

Berbagai aktivitas menarik pun dilakukan, seperti membajak sawah, belajar bermain gamelan, menaiki delman, menggunakan transportasi VW Safari, belajar membuat gerabah, melakukan yoga, menambah wawasan tentang astronomi walking with star, serta merasakan pengalaman menginap di penginapan yang dikelola oleh balkondes.

“Trail of Civilization atau jejak peradaban ini, kami yakini menjadi daya tarik yang luar biasa atas suatu pendekatan pariwisata yang lebih berkualitas dan memiliki dampak keberlanjutan dan kelestarian lingkungan,” ujar Menparekraf Sandiaga, usai penutupan acara Trail of Civilitazion, di Plataran Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (22/6/2021) malam.Menparekraf mengatakan, potensi kunjungan wisatawan ke Magelang dan daerah sekitarnya mencapai antara 8 hingga 12 juta orang.

“Berarti kita harus siapkan Borobudur era baru ini yang lebih berkelanjutan, sehingga kunjungan dari wisatawan di sini bisa menghadirkan peluang usaha dan terbukanya lapangan kerja. Karena selama ini sektor pariwisata dikhawatirkan akan redup di tengah pandemi, justru mampu bersinar. kita bukan bagian dari masalah tapi justru bagian dari solusi bangsa ini untuk bangkit dan pulih. Tentunya dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” jelas Sandi.

Penulis: Febriansyah | Editor: Febriansyah

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi