Nalar.ID

Menristekdikti: Materi Antikorupsi akan jadi Mata Kuliah di Kampus

Jakarta, Nalar.ID – Rencananya, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, akan memasukkan materi antikorupsi menjadi mata kuliah di perguruan tinggi di Indonesia. Usulan ini ia sampaikan ketika menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (29/11) lalu.

“Kampus akan jadi bagian pencegahan korupsi di Indonesia. Saya berharap, materi ini bisa terwujud. Materi ini masuk mata kulih umum, bobotnya besar, 10 SKS (sistem kredit smester). Akan dikaji matang. Termasuk bikin silabusnya,” lanjut mantan Rektor Universitas Diponegoro, Semarang, ini.

Ia menambahkan, selain mata kuliah ini, persoalan lain yang penting dibenahi Kemenristekdikti adalah pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan gratifikasi. “Saya lagi minta arahan KPK,” sambungnya.

Dari catatan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK tahun 2017, ada 20,11 persen permasalahan integritas internal yang masih kerap ditemui di instansi pemerintahan di Indonesia. “Sebanyak 5,90 persen (data SPI 2017) responden mendengar dan melihat keberadaan penyelewengan anggaran,” tutupnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi