Nalar.ID

Mimpi Chikita Amanda sebagai Komposer Perempuan

Nalar.ID – Komposer musik jazz Chikita Amanda sukses menggelar konser bertajuk ECLECTIC, Sabtu, 29 Juni 2019 lalu di Balai Resital Kertanegara, Jakarta Selatan.

Ini merupakan konser kedua atau lanjutan dari pertunjukan perdana pada 15 Juli 2018 lalu bertajuk The Many Sides of Me. Konser tahun lalu merupakan hasil aransemennya dalam ujian kelulusan di UPH Conservatory of Music.

Dalam konser selama 1,5 jam pekan lalu, ia memainkan sejumlah karya perdana berbagai format. Seperti format duet clarinet, five horns, strings sextet, bigband, percussion quartet dan lainnya.

Pada penampilan ini, Chikita membawakan karya berjudul A Devotion, Suite of Childhood, Spanish at Heart, A Tune for Love, The Many Sides of Me, Czardas, dan Indonesia Jiwaku, dengan piawai. Menariknya, ia menampilkan karya format trio duet, serta piano dan orkestra dengan solois Andre Lizt.

Kolaborasi Musisi

Selain itu, Chikita berkolaborasi dengan musisi-musisi ternama. Ada Revi Pongoh (perkusionis), Vahur Luhtsalu (cellist), Rachman Noor (cellist), Rio Manuel (Soundkestra), dan lainnya.

Chikita Amanda komposer musik - nalar.id
Komposer Chikita Amanda. NALAR/Dave Christian Obadja.

Ditemui sebelum tampil, Chikita mengaku memilih tema konser ECLECTIC karena ingin menekankan ke penonton bahwa musik bisa berada di mana saja.

“Musik dimainkan untuk perlu diperdengarkan. Banyak hal sepele ternyata bisa bermakna dalam kehidupan sehari-hari,” kata Chikita, kepada Nalar.ID.

Mengadakan konser sebesar ini, tentu banyak persiapan. Chikita hanya butuh 4 bulan mempersiapkan acara ini. Sementara, persiapan tampil atau konser adalah 1,5 bulan. “Dan bikin komposisi musik 2 bulan. Persiapan sedikit lama karena ini konser ensemble, melibatkan banyak orang,” tambahnya.

Komposer Perempuan

Ia menambahkan, kunci sukses seorang konduktor, yakni harus mampu membangun mood. Pasalnya, ini bisa membantu para pemain tampil maksimal.

Ke depan, ia bercita-cita menjadi seorang komposer dan arranger. Andi Rianto dan Erwin Gutawa, adalah dua komposer ternama inspirator Chikita.

Kan, jarang konduktor dan arranger perempuan. Semoga konser-konser aku ini bisa menjadi batu loncatan masuk ke industri musik sebenarnya,” jelasnya.

Chikita adalah mahasiswi akhir program musik komposisi Universitas Pelita Harapan. Ia aktif berpartisipasi dalam berbagai acara musik. Mulai dari pengarah musik, penata musik, dan konduktor.

Chikita menjadi pengarah musik pada konser ‘Disney:  A Celebrate of Love’, ‘Elefaith: A Cancer Awarness Concert’, ‘While I Breathe I Hope’, dan pertunjukan besar lainnya.

Selain itu, ia juga berpengalaman menjadi komposer dan pianis pada Yamaha Junior Original Concert. Serta menjadi arranger pada Indonesia’s Orchestra Ensemble Festival. Kini, keseharian Chikita disibukkan dengan menulis dan membuat musik untuk berbagai acara, film dan records.

Penulis: Veronica Dilla | Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi