Nalar.ID

Misi Wisata dan Melawan Perang Miss Grand Indonesia 2018

Nalar.ID, Jakarta – Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengapresiasi pergelaran Miss Grand Indonesia 2018. Tahun ini, Menpar, didapuk sebagai juri kehormatan pada puncak di Jakarta Convention Center, Sabtu (21/7) malam.

Mengangkat tema Beauty in Diversity, penyelenggaraan ini diikuti 30 kontestan seluruh Indonesia. Mereka mewakili provinsi masing-masing.

Finalis Miss Grand Indonesia mewakili wanita Indonesia yang modern dan mandiri. Memiliki jiwa sosial serta kontribusi diberbagai bidang sosial, pemberdayaan, pariwisata dan ekonomi.

Kepada pemenang dan seluruh finalis, Arief, berharap mereka menjadi duta wisata bagi daerah masing-masing dan aktif mempromosikan pariwisata Indonesia. Soal ini, Kementerian Pariwisata akan terus mengajak kerjasama berbagai pihak. Tujuannya, mempromosikan pariwisata Indonesia di kancah internasional.

Miss Grand Internasional 2018 - nalar.id
Para Finalis Miss Grand Indonesia 2018, saat malam puncak di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Sabtu (21/7), (Foto: Erha/nalar)

Miss Grand Indonesia salah satu kontes kecantikan terbesar selain Miss Universe. Putri kecantikan Miss Grand Indonesia, nantinya harus memiliki misi sama dengan Kementerian Pariwisata, mempromosikan Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia di kancah dunia,” pungkas Arief, usai acara.

Di tempat terpisah, National Director of Miss Grand Indonesia, Dikna Faradiba menjelaskan, para finalis sudah dipersiapkan mental dan wawasan untuk memberi penampilan terbaik di malam puncak. Pemenang Miss Grand Indonesia 2018 mendapatkan hadiah utama 1 unit apartemen dan mahkota istimewa seharga Rp3 Miliar.

“Pemenang akan mewakili Indonesia di Miss Grand International 2018 di Myanmar, Oktober mendatang,” imbuh Dikna.

Tahun ini, Miss Grand Indonesia 2018 diraih putri asal Bengkulu, Nadia Purwoko. Nadia mendapat piala kehormatan dari Menteri Pariwisata. Runner-Up I dan Runner-Up II, diraih finalis Sumatera Utara dan Vivi Wijay. Sementara, finalis asal DKI Jakarta oleh Stephanie Cecilia Munthe.

Miss Grand Internasional 2018 - nalar.id
Menteri Pariwisata Arief Yahya, sesaat setelah memberikan penghargaan kepada Miss Grand Indonesia 2018 terpilih, Nadia Purwoko asal Bengkulu, di Jakarta, Sabtu (21/7) malam. (Foto: Erha/nalar)

Miss Grand Indonesia mengemban misi membawa nama bangsa Indonesia ke jenjang internasional lewat kontes kecantikan. Sekaligus mempromosikan kebudayaan, keindahan dan wisata Indonesia, serta mengkampanyekan Stop The War and Violence.

Para juri, terpilih dari Dirut Bank BCA Bapak Jahja Setiaatmadja, Jacky Mussry dari Markplus, Sophia Latjuba, Wulan Guritno, Ferry Salim, Dian Muljadi, Ivan Gunawan, dan Dikna Faradiba, ketua Yayasan Dharma Gantari.

Grand Final Miss Grand Indonesia 2018, turut dihadiri pemilik lisensi Miss Grand International Nawat Itsaragrisil, Miss Grand International 2015 Claire Elizabeth Parker, Miss Grand International 2016 Ariska Putri Pertiwi, dan Miss Grand International 2017 Maria Jose Lora.

Penulis: Erha Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi