Nalar.ID

MPP Jadi ‘Pintu’ Kemudahan Perizinan dan Investasi di Daerah

Nalar.ID, Jakarta – Pemerintah daerah merespon cepat isu realisasi investasi yang masih minim di daerah. Respon ini ditunjukkan melalui komitmen penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang dilakukan 38 bupati dan wali kota di Indonesia. Kabupaten Halmahera Selatan menjadi salah satu daerah yang berkomitmen dalam penyelenggaraan MPP di tahun 2021.

Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba mengungkapkan, komitmen penyelenggaraan MPP di daerahnya dilatarbelakangi keinginan kuat untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan di berbagai aspek.

“Selain kemudahan pelayanan kepada masyarakat, kehadiran MPP di Kabupaten Halmahera Selatan diharapkan memberi kemudahan perizinan dan investasi bagi pelaku usaha. Kami membangun MPP karena bermanfaat untuk percepatan pelayanan kepada masyarakat dari berbagai aspek,” kata Bahrain, usai Penandatanganan Komitmen Penyelenggaraan MPP, di Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Kabupaten Halmahera Selatan mencatat sejarah baru sebagai daerah pertama yang akan memiliki pusat pelayanan modern di Provinsi Maluku Utara. Bahrain berkeinginan kuat dengan dibangunnya MPP, bisa meningkatkan perekonomian daerah sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Halmahera Selatan.

“Kami harap semua pihak memanfaatkan MPP ini untuk lebih menyejahterakan masyarakat Halmahera Selatan yang lebih maju dan sederhana,” imbuhnya. Hal serupa diungkapkan Kepala DPMPTSP Kabupaten Lebong Bambang.

Ia mengatakan, Kabupaten Lebong saat ini sedang giat melaksanakan peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya layanan di bidang penanaman modal. Ini diperkuat oleh fakta yang menunjukkan total keseluruhan investasi modal tahun 2019-2020 di Provinsi Bengkulu sebanyak 53 persen ada di wilayah Kabupaten Lebong.

Bambang mengakui bahwa MPP Kabupaten Lebong memang belum diluncurkan resmi. Namun, dalam praktiknya, untuk pelayanan bagi masyarakat kini sudah dilayani dengan dua sistem, yaitu tatap muka dan online.

Masyarakat yang tak punya waktu datang langsung ke MPP, disediakan nomor hotline dalam whatsapp grup agar pengguna layanan dapat mengirim datanya ke MPP Kabupaten Lebong.

“Setelah selesai, mereka tak perlu datang. Kami punya tim khusus yang akan mengantar berkas perizinan kepada mereka,” terangnya. Tak hanya Kabupaten Halmahera Selatan dan Kabupaten Lebong, Kota Banjarbaru tidak ketinggalan berkomitmen menyuguhkan pusat pelayanan modern di daerahnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi