Nalar.ID

Nassar Harap, Erdem Kursat dari Turkiye Lolos Top 3 D’Academy Asia 6

Nalar.ID, JAKARTA – Panggung kompetisi D’Academy Asia 6 di babak Top 25 terus berlanjut tadi malam (11/07) di Konser D’Academy Asia 6 Top 25 Group 4 dengan penampilan dari Erdem Kursat (Turkiye), Hafiz Reduan (Brunei Darussalam), Lusiana Verdial (Timor Leste), Paul Rosa (Philipphines), dan Wulan Permata (Indonesia).

Kelima academia bersaing memberikan penampilan terbaik demi memperebutkan posisi ke babak Top 20 yang dinilai langsung oleh komentator yakni Nassar (Indonesia), Siti Rahmawati (Turkiye), Sheer Angullia (Singapore), Soimah (Indonesia), Rojer Kajol (Malaysia), dan fashion guru Diana Putri (Indonesia).

Kompetisi di babak Top 25 kian menarik dengan tema “Home Sweet Home”. Kelima academia ditantang untuk tampil secara solo dan menambahkan unsur budaya negara asal mereka dalam lagu dangdut yang dinyanyikan. Paul Rosa (Philipphines) membuka kompetisi dari Group 4 dan kembali sukses memikat hati seluruh komentator untuk memberikan standing ovation.

“Saya selalu dibuat terpesona oleh Paul yang bertanggung jawab dengan penampilannya. Paul selalu berusaha untuk menghafal lirik dengan baik dan ritme di setiap ketukan nada sangat diperhatikan,” puji Soimah yang langsung ditambahkan oleh Nassar.

“Bahkan ketika tampil sambil dance pun, nada rendah dan tinggi Paul sangat bagus,” tutur Nassar, kepada Nalar.ID. Selanjutnya giliran Hafiz Reduan (Brunei Darussalam) yang berjuang menaklukkan panggung D’Academy Asia 6. Usaha Hafiz Reduan (Brunei Darussalam) kali ini diganjar empat standing ovation dari komentator yakni Nassar, Siti Rahmawati, Sheer Angullia, dan fashion guru Diana Putri.

“Malam ini kamu keren sekali seperti seorang raja. Lagu ini adalah lagu Melayu yang harus dinyanyikan secara rileks dan itu terlihat tadi. Saya hanya berharap kamu bisa tampil lebih percaya diri lagi untuk penampilan selanjutnya,” harap Sheer Angullia.

Berbeda dengan Rojer Kajol yang menilai penampilan Hafiz Reduan (Brunei Darussalam) semalam terlihat sangat nervous.

Salah satu komentator asal Indonesia, Soimah tadi malam di panggung D’Academy Asia 6 merilis lagu terbaru berjudul “Tresno Suci Tekan Pati”. Sebagai seorang seniman, Soimah terus berupaya melahirkan karya-karya terbaik untuk dinikmati oleh masyarakat luas.

“Saya senang sekali bisa membawakan lagu yang sesuai dengan jati diri saya sebagai seorang sinden dari Jawa. Saya berupaya tetap mempertahankan itu meski saya juga berusaha untuk menyesuaikan perkembangan musik saat ini salah satunya dengan menyisipkan nuansa musik kontemporer,” ungkap Soimah.

Kompetisi terus berlanjut dengan penampilan memukau dari si kembar Erdem Kursat (Turkiye) yang juga berhasil mencuri perhatian seluruh komentator untuk memberikan standing ovation. “Penampilan ini jadi bukti bahwa dangdut bisa dibawa sampai ke Turkiye”, ujar Siti Rahmawati dengan penuh semangat.

“Saya baru dengar Erdem dan Kursat menyanyi sebentar saja sudah langsung menjagokan mereka. Saya tidak ada komentar untuk penampilan kalian malam ini. Saya ingin melihat kalian hingga di posisi 3 besar,” puji Nassar.

Selanjutnya giliran Lusiana Verdial (Timor Leste) yang berhasil mendapatkan standing ovation dari lima komentator. Soimah menjadi satu-satunya komentator yang tidak memberikan standing ovation.

“Saya tidak berdiri bukan berarti penampilan Lusiana tidak bagus. Saya tetap senang dengan penampilan kamu malam ini karena perkembangan kamu terlihat sekali dibandingkan dengan penampilan kamu sebelumnya. Namun saya sedikit terganggu dengan vibra kamu karena lagu ini rockdut yang tidak membutuhkan banyak vibra,” ungkap Soimah.

Lusiana Verdial (Timor Leste) mengaku sangat berusaha untuk memberikan penampilan terbaiknya tadi malam setelah di babak sebelumnya sempat mendapat banyak kritik dan saran dari Soimah.

Perwakilan Indonesia yakni Wulan Permata menjadi academia terakhir yang tampil di Group 4. Wulan Permata (Indonesia) berupaya tampil maksimal menyanyikan lagu karya Adibal berjudul “Cinta Bilang Cinta” dengan menyisipkan unsur budaya Bugis melalui lirik dan tarian.

“Penampilan Wulan begitu indah”, puji Rojer Kajol. Pujian lainnya juga datang dari Soimah, Siti Rahmawati, dan Nassar mengenai penjiwaan dan cengkok yang luar biasa meski lagu “Cinta Bilang Cinta” tergolong lagu yang susah. “Sebenarnya saya juga ingin menitikan air mata. Kamu tadi terlihat begitu ikhlas,” tutur Sheer Angullia.

Setelah tampil secara solo, kelima academia dinilai langsung oleh Dewan Juri perwakilan delapan negara participant. Total nilai akhir menjadi penentu kelanjutan perjuangan academia di panggung D’Academy Asia 6. Erdem Kursat (Turkiye) berhasil memimpin perolehan nilai akhir disusul oleh Wulan Permata (Indonesia), Paul Rosa (Philipphines), dan Lusiana Verdial (Timor Leste). Hafiz Reduan (Brunei Darussalam) gagal melaju ke babak Top 20 D’Academy Asia 6 setelah berada di posisi terendah.

Kompetisi babak Top 25 akan terus berlanjut pada hari Rabu, 12 Juli 2023 dengan penampilan dari Group 5. Empat tiket terakhir akan diperebutkan oleh lima academia yakni Asli (Turkiye), dr. Iqhbal (Indonesia), Izzat Ramlee (Brunei Darussalam), Joe Clau (Timor Leste), dan Mimi Rattana (Thailand). Konser D’Academy Asia 6 Top 25 Group 5 akan ditayangkan oleh INDOSIAR pada hari Rabu, 12 Juli 2023 LIVE sejak pukul 20.00 WIB.

Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi