Nalar.ID

Orang-orang Ini Akan Desain Ibu Kota Baru, Siapa Saja?

Nalar.ID – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono segera mengumpulkan seniman hingga arsitek terbaik Tanah Air.

Mereka berkumpul untuk mendesain ibu kota baru. Langkah tersebut bagian dari rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke luar Pulau Jawa.

“Sepertinya kita akan membuat workshop – workshop berantai. Seperti detail desain. Apakah untuk konsep smart city, compact city, atau green city. Nantinya, ini untuk membangun kota baru,” tukas Basuki, di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, belum lama ini.

Basuki mengatakan, desain ibu kota baru masif dilakukan mulai 2020. Sejauh ini masih pengajuan izin ke DPR (Dewan Perwakilan Rakyat). “Dan menunggu arahan dari (Bappenas) Badan Perencanaan Pembangunan Nasional,” jelasnya.

Ia menambahkan, aktivitas ini mulai intensif tahun depan. Kalau sekarang, lanjutnya, memulai dengan workshop-workshop. “Makanya, harus mengajak semua seniman, arsitek, sampai budayawan. Mau dibawa kemana arahnya,” ujarnya.

Sebetulnya, kata Basuki, kerjasama dengan arsitek dalam pembuatan desain telah dilakukan ketika merenovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU-GBK). Kala itu, Kementerian PUPR bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

Nantinya, pihak Basuki akan bertemu dengan presiden untuk menerjemahkan. “Seperti kira-kira istana bagaimana dan kayak apa. Lalu kebutuhan segi pertahanan, istana, ibu kota negara, sampai efisiensi kantor. Semua ada,” imbuhnya.

Hanya saja, lanjut Basuki, pada 2020, mungkin pembangunan fisik ibu kota baru belum dimulai. “Saya belum tahu pasti lokasi ibu kota negara baru di mana. Kalau sudah ada lahan dan ditunjuk lokasi, saya masuk ke infrastruktur dasar, seperti jala,” ucapnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi