Nalar.ID

Panjangnya Perjalanan Proyek MRT

Nalar.ID – Moda raya kereta api cepat atau MRT (Mass Rapid Transit), mulai uji coba Selasa, 12 Maret lalu. Uji coba secara gratis ini berlaku hingga 24 Maret mendatang. MRT menghubungkan Lebak Bulus hingga Bundaran Hati.

Apa saja faktanya? Berikut masa perjalanan panjang MRT Jakarta, seperti dirangkum Nalar.ID.

1985

Mulai merintis studi pembangunan MRT Jakarta.

1995

Gubernur Jakarta saat itu, Surjadi Soedirja, memperoleh mandat proyek MRT Jakarta. Sayang, realisasi tertunda karena krisis ekonomi.

2005

Proyek MRT Jakarta ditetapkan sebagai proyek nasional.

2006

Japan Bank for International Coorperation (JBIC) dan pemerintah menandatangani perjanjian pembiayaan proyek MRT Jakarta.

Juni 2008

Desain proyek dimulai. PT MRT Jakarta didirikan Pemprov DKI Jakarta.

Maret 2009

Jepang memberi pinjaman 125 miliar Yen dari total investasi 140 miliar Yen.

Desember 2012

Tahap I dimulainya tender pengerjaan proyek MRT.

2013

Peletakan batu pertama proyek MRT tahap I.

Maret 2015

Produsen kereta rel listrik Jepang Sumitomo Corporation teken kontrak dengan PT MRT Jakarta.

Desember 2015

Japan International Cooperation Agency (JICA) menggelontorkan pinjaman 77 miliar Yen untuk proyek MRT tahap I.

September 2018

3 unit kereta MRT buatan Jepang tiba di Indonesia.

Oktober 2018

JICA memberi pinjaman 70,21 miliar Yen untuk pengembangan MRT tahap II.

Desember 2018

7 unit kereta MRT tiba di Indonesia.

Maret 2019

MRT tahap I resmi beroperasi. Diawali periode uji coba 12 Maret – 24 Maret 2019.

Penulis: Erha Randy| Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi