Nalar.ID

Pemasok Sabun Terbesar Kedua di Mesir Ini Raup Rp 71,02 M

Nalar.ID, JAKARTA – Indonesia tercatat sebagai negara pemasok produk sabun terbesar kedua di Mesir setelah Malaysia dengan nilai ekspor sebesar USD 4,48 juta atau senilai Rp71,02 miliar pada 2023. Adapun total nilai impor sabun Mesir sebesar USD 27,14 juta. Nilai ekspor tersebut mendominasi 16,54 persen pangsa pasar sabun di Mesir. Hal ini disampaikan Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf dalam pertemuan bisnis bersama importir produk sabun Indonesia di Sadat, Minufiyah, Mesir pada Kamis (28/3/2024).

“Pada 2023, Indonesia berhasil menjadi pemasok sabun terbesar kedua di Mesir. Total nilai ekspor mencapai USD 4,48 juta atau Rp71,02 miliar. Ini menandakan produk sabun Indonesia mendapatkan respons positif dari konsumen di Mesir. Kualitas produk sabun Indonesia yang terjamin menjadi faktor utama yang menarik minat konsumen Mesir. Kami sebagai perwakilan pemerintah Indonesia di Mesir akan terus memfasilitasi produsen sabun Indonesia untuk memperluas pasar ekspor mereka dan menjaga reputasi produk sabun Indonesia di negeri piramida,” imbuh Dubes, dalam keterangan resmi diterima Nalar.ID, Rabu (3/4/2024).

Dubes Lutfi menerangkan, nilai ekspor produk sabun Indonesia ke Mesir dengan kode HS 3401201090 mencapai USD 4,48 juta atau senilai Rp71,02 miliar pada 2023. Nilai ekspor tersebut naik sebesar 1.660 persen dibandingkan pada 2022, yaitu sebesar USD 255 ribu.

Sementara itu, ekspor untuk jenis sabun dengan kode HS 3401190010 pada 2023 juga mengalami kenaikan sebesar 315 persen yaitu mencapai USD 54 ribu dibandingkan pada 2022 sebesar USD 13 ribu. Pertumbuhan yang signifikan ini membuka peluang besar bagi ekspansi produk sabun Indonesia dalam memperkuat pangsa pasar di Mesir.

Atase Perdagangan KBRI Kairo M. Syahran Bhakti menjelaskan, tren sabun di pasar Mesir telah menjadi gaya hidup baru. Sabun tidak hanya digunakan untuk pemakaian rumah tangga, tetapi juga sebagai perawatan kesehatan dan tubuh, hadiah atau suvenir, serta pewangi rumah.

Editor: Febriansyah

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi