Nalar.ID

Pemerintah Dorong Industri Otomotif dan Kimia Manfaatkan RCEP

Nalar.ID – Pemerintah menyebut kerja sama di kawasan ASEAN dalam kerangka Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) akan berpotensi besar memajukan industri dalam negeri. Khususnya otomotif dan kimia yang didorong untuk paling depan memanfaatkan kerja sama itu. 

Keterangan ini disampaikan Direktur Perundingan ASEAN Kementerian Perdagangan Donna Gultom dalam diskusi di Gedung Utama Kemkominfo, Jakarta, belum lama ini.

“Saya pikir sektor industri kita lumayan. Di industri besi dan baja, kita dorong meski pekerjaan rumah  kita banyak sekali. Otomotif yang sedang kita garap, kalau kita bisa lebih efisien lagi, mungkin otomotif ini paling duluan kita bisa dapat manfaatnya. Kemudian industri kimia danfarmasi, itu potensial buat Indonesia,” ungkapnya.

Donna menegaskan, peluang-peluang tersebut tak akan membuahkan hasil jika Indonesia tidak mempersiapkan infrastruktur-infrastruktur pendukung. Salah satunya seperti pelabuhan untuk ekspor.

“Jadi banyak hal yang harus kita siapkan. Korea Selatan sudah masuk permintaan farmasi. Lalu otomotif. Juga kita harapkan bertambah dari Jepang. Yang jelas, kalau kita merasa belum mampu berdaya saing, kita akan dorong investasi ke sana, karena kita ingin meningkatkan kapasitas produksi, kemampuan ekspor agar pada saatnya kita sudah mampu bersaing,” tandasnya.

Penulis: Ceppy F. Bachtiar | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi