Nalar.ID

Penelitian: 68% Masyarakat RI Pertimbangkan Proteksi Diri-Keluarga

Nalar.ID, JAKARTA – Sebuah penelitian terbaru dari Prudential yang diterbitkan di akhir tahun 2023, dengan judul ‘Empowering Aspirations: Financial Preparedness in Asia’, mengungkapkan bahwa masyarakat di lima negara Asia, yaitu Hongkong, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Indonesia, sangat sadar akan pentingnya menabung untuk dana darurat dalam perencanaan masa depan keluarga.

Hal ini tergambarkan dari perilaku penyisihan dana untuk keperluan darurat dan menciptakan ‘jaring pengaman’ untuk kesehatan dan pendapatan keluarga melalui asuransi. Dalam keterangan resmi kepada Nalar.ID, Senin (1/4/2024), dana ini penting untuk memastikan kehidupan yang stabil bagi mereka dan keluarga di masa yang akan datang.

Penelitian yang melibatkan 5.000 individu ini mengeksplorasi seberapa besar kesadaran mereka tentang pentingnya memiliki ‘jaring pengaman’ finansial untuk menghadapi risiko kesehatan dan keuangan. Hasilnya menunjukkan bahwa warga di negara-negara tersebut sangat mengerti pentingnya persiapan finansial untuk hidup menghadapi situasi darurat dan untuk mewujudkan harapan serta cita-cita mereka di masa depan.

Jika dilihat dari hasil penelitian per negara khususnya Indonesia, disebutkan sekitar 68% responden menyatakan mereka mempertimbangkan memiliki proteksi untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko kesehatan maupun pendapatan.

Kemudian, sebanyak 56% responden Indonesia juga menjawab bahwa mereka memilih untuk menabung uang mereka selain untuk simpanan hari tua juga untuk keperluan darurat. Angka ini bahkan tertinggi jika dibandingkan empat negara lainnya, yang hanya mencapai 49% untuk Singapura & Malaysia, 47% untuk Thailand, dan 44% untuk Hong Kong.

Selain itu, 36,4% responden Indonesia menjawab bahwa mereka mengutamakan akses kepada pendidikan berkualitas bagi anak-anak mereka sebagai salah satu prioritas tertinggi pengeluaran keluarga. Hal ini disebabkan meningkatnya pertumbuhan kelas menengah di Indonesia yang mengutamakan pendidikan generasi berikutnya, serta biaya pendidikan yang semakin tinggi dari tahun ke tahun.

Karin Zulkarnaen, Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia, mengatakan, “Hasil penelitian tersebut memberi angin segar serta peluang bagi industri asuransi di Indonesia terutama bagi Prudential Indonesia untuk menghasilkan inovasi produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan, tujuan keuangan, dan tentunya profil risiko nasabah.

Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi