Nalar.ID

Peran Penting Platform Digital untuk Pulihkan Ekonomi

Nalar.ID, Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menjelaskan, platform digital saat ini memainkan peran signifikan dalam pemulihan ekonomi.

Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi kini semakin dioptimalkan. Khususnya selama menghadapi pandemi Covid-19.

Ini disampaikan Mendag saat sambutan peluncuran Indonesia Virtual Showcase bertema ‘Trade with Remarkable Indonesia’ secara virtual oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, pada 26 Agustus 2020 lalu.

Informasi Produk

Indonesia Virtual Showcase merupakan pameran produk-produk lokal Indonesia yang ditampilkan secara virtual di http://showcase.indonesiastore.sg.

Situs ini merupakan pengembangan dari ruang showcase yang telah dibangun secara fisik di KBRI Singapura. Lalu, diintegrasikan dengan platform digital melalui aplikasi QR code.

Produk-produk Indonesia yang ditampilkan telah diberi QR code guna memudahkan pengunjung untuk masuk ke situs dan memperoleh informasi detail tentang produk yang dipindai.

Produk UKM berorientasi ekspor yang ditampilkan merupakan hasil kurasi dan pembinaan Kemendag dan Bank Indonesia.

Kredibel

Platform ini memfasilitasi eksportir Indonesia mengembangkan pasarnya di Singapura dan pasar global. Selain itu, juga membantu importir Singapura menemukan produk Indonesia yang berkualitas dan eksportir Indonesia yang kredibel.

“Beberapa upaya dilakukan pemerintah guna meningkatkan perdagangan digital regional. Salah satunya ikut ASEAN Online Sale Day (AOSD). Selain itu, pemerintah telah bekerja sama dengan salah satu ‘unicorn’ Indonesia, yaitu Bukalapak, untuk promosi produk usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia di Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Hong Kong, dan Taiwan,” kata Mendag Agus.

Sejauh ini, lanjutnya, pihaknya juga telah memfasilitasi produk Indonesia di platform marketplace Amazon bernama Archipelago.

“Selain itu, kami gencar menggalakkan gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) sebagai bentuk dukungan kepada UKM agar mau mempromosikan produknya di platform ‘unicorn’ Indonesia,” tambahnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi