Nalar.ID

Percepat Pertumbuhan Ekonomi dengan MPP

Nalar.ID, Jakarta – Pusat pelayanan Mal Pelayanan Publik (MPP) merupakan salah satu jawaban atas terciptanya birokrasi yang terbuka dan melayani masyarakat dengan cepat.

Dalam peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kulon Progo, Kamis (3/12/2020), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo

mengatakan, salah satu visi misi presiden adalah mempersingkat alur birokrasi.

“Pemerintah pusat hingga sampai tingkat kelurahan harus memberi pelayanan terbaik dengan mempercepat proses perizinan. Sehingga pertumbuhan ekonomi di daerah cepat berkembang. Masyarakat juga lebih puas terhadap birokrasi,” kata Menteri Tjahjo, di sela peresmian MPP Kabupaten Kulon Progo, kepada awak media.

MPP ini melayani masyarakat Kulon Progo dengan 333 jenis layanan dari 20 instansi vertikal. Dengan layanan beragam, Menteri Tjahjo berharap MPP ini bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Tentu saja berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Tjahjo juga berharap agar pelayanan di MPP Kabupaten Kulon Progo bisa terintegrasi dengan layanan milik Pemerintah Provinsi Yogyakarta. “Jangan sampai ada hal-hal yang justru menimbulkan keterlambatan,” jelasnya.

The Jewel of Java

Dalam kesempatan serupa, Bupati Kulon Progo, Sutedjo menjelaskan bahwa pembangunan MPP Kabupaten Kulon Progo berawal dari penandatanganan komitmen antara Pemkab Kulon Progo dengan Menteri PANRB pada Februari 2018.

MPP ini mulai beroperasi akhir tahun 2018. Pada 28 Desember 2018, Pemeerintah Kabupaten Kulon Progo melakukan soft launching MPP ini.

Awalnya, ada 121 jenis layanan di MPP Kabupaten Kulon Progo. Kini meningkat drastis menjadi 333 jenis layanan, yang diberikan oleh 20 unit penyelenggara pelayanan. MPP di kabupaten yang dijuluki The Jewel of Java ini juga sebagai bentuk new public management dan new public service.

Sistem kerja di MPP yang modern dan terintegrasi, menurut Sutedjo, mengubah cara kerja aparatur sipil negara (ASN) agar lebih berkinerja tinggi. Serta memberi pelayanan maksimal bagi masyarakat.

“MPP memicu tumbuhnya industri mikro dan minat investor, sehingga ekonomi dan kesejahteraan tumbuh,” ujar Sutedjo.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi