Nalar.ID

Persiapan Jojo Hadapi Kontingen Refugee di Laga Olimpiade Tokyo 2020

Nalar.ID, Jakarta – Masyarakat Indonesia sudah tak asing dengan pebulu tangkis Jonatan Christie. Ia berhasil mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia atas kesuksesan menjuarai partai Tunggal Putra di Istora Senayan, Jakarta, dalam Asian Games 2018.

Atlet muda segudang prestasi yang akrab disapa Jojo ini kini menempati peringkat 7 dunia. Jojo juga jadi salah satu kontingen Bulu Tangkis Indonesia yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 dari partai Tunggal Putera.

Laga perdana Jojo akan berlangsung pada Sabtu, 24 Juli 2021 secara langsung di Indosiar pukul 06.30 WIB. Kali ini ia menghadapi salah satu Kontingen Refugee, yakni Mahmoud Aram (EOR).

Pada Olimpiade Tokyo 2020 IOC (International Olympics Comittee) memberi akronim ‘EOR’ untuk Kontingen Refugee. Mahmoud yang berada di peringkat 47 dunia adalah Kontingen Refugee atau Kontingen Pengungsi jadi lawan pertama Jojo belum pernah bertemu di pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Kali ini, meski unggul dari segi peringkat, Jojo tak menganggap remeh lawan main. Masyarakat Indonesia berharap Jojo bisa mendulang kesuksesan dengan memboyong medali untuk Indonesia.

Partai Ganda Putra juga menjadi laga paling dinantikan khalayak. Indonesia mengirimkan dua tim andalan: pasangan ‘The Minions’ Kevin Sanjaya/Marcus Gideondan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Kedua pasangan itu berlaga pada Sabtu, 24 Juli 2021 di pagi dan sore hari. Kevin Sanjaya/Marcus Gideon bertarung melawan pasangan dari Inggris: Ben Lane/Sean Vendy pukul 06.30 WIB.

Laga ini jadi pertemuan perdana The Minions dengan perwakilan Inggris. Sebagai penyandang gelar pasangan terbaik dunia, Kevin/Marcus tetap waspada demi tampil maksimal.

Sementara di petang hari, pukul 15.30 WIB pasangan terbaik dua dunia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berhadapan dengan Ho-shue Jason/Yakura Nyl, perwakilan Kanada yang jadi pertemuan perdana mereka.

Secara peringkat, Hendra/Ahsan unggul jauh di atas pasangan asal Kanada yang kini di posisi ke-32 ganda putra dunia. Kedua laga ini menjadi pertarungan sengit antar pasangan untuk berebut gengsi perolehan skor terbaik.

Bulu Tangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang jadi peluang Indonesia memboyong medali. Pada Olimpiade Rio De Janairo 2016, partai Ganda Campuran yang diwakili oleh pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses menyumbang 1 medali emas untuk Indonesia.

Pemerintah Indonesia telah menyiapkan bonus untuk atlet di Olimpiade Tokyo 2020 senilai Rp 5 miliar jika berhasil meraih medali emas. Lalu, Rp 2 miliar medali perak, dan Rp 1 miliar medali perunggu.

Penulis: Erha Randy | Editor: Erha Randy

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi