Nalar.ID

Produk Perikanan RI Tembus ke-138 Negara

Nalar.ID, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengantar produk perikanan Indonesia sampai ke-138 negara di seluruh dunia selama semester I 2022.

Menurut Plt Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Hari Maryadi, ini tak lepas dari strategi penguatan jaminan mutu dan keamanan produk perikanan melalui penerbitan health certificate (HC) yang gencar dilakukan KKP.

“Produk perikanan kita sudah bisa diterima di 138 negara dari target 132. Ini jadi target kita pertahankan, jangan sampai hilang gara-gara penjaminan kesehatan, penjaminan atas mutu ini tidak baik,” ujar Hari Maryadi, belum lama ini.

Sebagai petugas quality assurance, pihaknya menerbitkan 72.760 HC semestar I 2022 yang penting guna menjamin produk perikanan Indonesia aman dan bermutu. Sedangkan jumlah produk yang diekspor 589,81 ribu ton.

“Kegiatan ekspor produk perikanan pada semester I memberi pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp29,37 miliar. Sepuluh negara tujuan utama ekspor adalah Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Vietnam, Singapura, Italia dan Hongkong. PNBP yang masuk dari ekspor saja karena untuk layanan aktivitas domestik tak ada tarif,” urainya.

Saat ini sudah 2.022 unit pengolah ikan (UPI) yang terdaftar di sejumlah negara mitra di seluruh dunia. Ini membuat peluang produk perikanan Indonesia masuk ke pasar ekspor semakin besar, baik dari sisi volume atau nilai.

Sementara di sisi pengawasan perlintasan, BKIPM melakukan penanganan 40 pelanggaran karantina dan keamanan hayati ikan di seluruh Indonesia. Hasilnya, nilai sumber daya perikanan yang diselamatkan mencapai Rp49,1 miliar. Pengawasan dilakukan secara terpadu bersama Polri, Bea Cukai, TNI hingga Avsec Angkasa Pura.

Penulis: Febriansyah | Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi