Nalar.ID

Proyeksi Karier Acho Jibrani di 2020

Nalar.ID – Awal tahun 2019 lalu, Acho Jibrani, eks gitaris band Power Slaves sukses berkolaborasi dengan Benny Simanjuntak. Keduanya bekerjasama menggarap pembuatan lagu-lagu untuk lima talent baru berbakat di bawah naungan Percikan Indonesia.

Kelimanya, diantaranya Beneval, Derren, Reyno, AJ, dan Erick. Kerjasama ini berupa pembuatan lagu berbagai warna musik.

Kepada Nalar.ID, Maret 2019 lalu, Acho mengungkapkan bahwa dirinya merasa tertantang oleh kerjasama tersebut. “Karena saya merasa Om Ben (Benny  Simanjuntak) punya taste bagus dalam memproduksi musik. Seperti untuk genre pop dark, pop melayu, R&B, dan hiphop zaman now,” kata Acho, Maret 2019, kala itu.

Kolaborasi mereka tersaji dalam karya lagu berjudul Syedapp yang digarap saat itu. Lagu itu pun di unggah di channel YouTube Percikan Indonesia.

Film Pendek

Selain menulis lagu, di proyek itu Acho bertindak sebagai sutradara video klip dan music arranger. Dalam project itu, ia berharap, Percikan Indonesia menjadi wadah prestasi para influence milenial.

Awal 2020 ini, project tersebut masih berlanjut. Bahkan melebar ke film pendek dengan lima talent formasi terdahulu: Beneval, Derren, Reyno, AJ, dan Erick.

“Mereka baru saja merilis film pendek. Kebetulan saya juga berkontribusi untuk musik scoring-nya. Untuk single-single mereka masih tahap promo. Saya liat, mereka dapat fans dari karier mereka. Jadi saya tetap optimistis untuk project mereka,” kata Acho, dihubungi Nalar.ID, Sabtu (1/2/2020)

Selain project itu, seperti biasa, Acho masih menggeluti musik di balik layar di studio-nya di Audiomagic di kawasan Kemang Utara, Jakarta.

“Semula, dari membuat lagu-lagu untuk artis yang sudah eksis dan pendatang baru, sekarang gue seriusin theme song sinetron dan iklan-iklan televisi, atau radio dan ilustrasi musik,” jelasnya.

Sama seperti sejumlah entertainer lainnya, Acho juga memiliki proyeksi dan rencana besar di 2020. Apa saja?

“Mmm.. Hehe, sebetulnya untuk karier, dasarnya kekuatan jiwa. Artinya, di mana jiwa gue terpanggil gue ada di sana. Saat ini gue lagi tertarik pada film pendek atau layar lebar. Gue pengen banget bikin musik film yang bisa bikin gue happy dan semua team happy. Dengan begitu  penonton bisa happy. Tapi judul belum bisa dijelaskan dulu. Untuk film, tunggu tanggal main, tapi film pendek webseries YouTube, sudah ada lima judul tayang,” ungkapnya.

Vlog Artis

Lima judul tersebut, seperti ‘Kilau Aksara’, ‘Percikan Indonesia’, ‘Toba’, hingga ‘Emma Little Secret’. Terakhir, yang akan tayang, yakni ‘Betty Beauty’ dari produk kecantikan.

“Tetapi, kalau terobosan yang menantang alam tahun ini adalah nge-vlog, haha. Gue pengen banget nge-vlog interview artis-artis 90-an yang berhubungan dengan musik tahun 90-an,” tukasnya.

Soal industri musik yang semakin berkembang di 2020 dan masa yang akan datang, Acho menilai semakin maju industri, kian banyak pesaing.

“Kesempatan pasti ada. Tinggal bagaimana memproduksi sesuatu yang menarik. PR-nya, mesti jeli untuk membuat karya,” katanya.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi