Nalar.ID

‘Rahasia Terbesar Satu Dekade’, Karya Anyar The Virgin dan Angkasa Band

Nalar.ID – Setelah empat tahun vakum, band yang digawangi Ahmad (bass), Ato (vokal), Gita (keyboard), Anggi (drum), dan Rizki (gitar) ini, melepas album keempat mereka bertajuk Rahasia Terbesar.

Album band Angkasa ini berisi 10 lagu terbaru. Diakui mereka, ini merupakan album terbaik yang pernah mereka hasilkan.

“Liriknya sangat berkaitan antara satu lagu dengan yang lainnya. Ini membuat kami bisa menyelaraskan dengan penggarapan video klip-nya,” kata Ato, dalam perkenalan kepada awak media, belum lama ini.

Diketahui, ini merupakan debut album Angkasa di label rekaman Nagaswara Music & Publishing. Sebelum deal dan kontrak dengan Nagaswara, Angkasa, mengajukan 10 materi lagu kepada Rahayu. Hasilnya, Rahayu Kertawiguna, produser dan CEO Nagaswara, langsung senang dan suka.

Apa reaksi Rahayu? “Saya selalu mengingatkan mereka agar kembali berkarya dengan menciptakan lagunya sendiri dan jangan menyanyikan karya orang lain. Sebab, saya melihat potensi besar Ato sebagai pencipta lagu handal sekaligus vokalis,” ucap Rahayu, dihubungi Senin (18/3).

Tak tanggung-tanggung, Angkasa, sekaligus membuat 10 video klip untuk 10 lagu di album tersebut. Selain itu, cerita di 10 video itu berhubungan erat satu dengan lainnya. “Karena ini perjalanan panjang Angkasa di Nagaswara,” tambahnya.

Di waktu yang sama, Nagaswara, juga mengenalkan album terbaru dari grup The Virgin bertajuk The Best of The Virgin One Decade. Dilihat dari judul album, album ini menandai 10 tahun perjalanan karir The Virgin di industri musik Tanah Air.

The virgin dan angkasa band - nalar.id
Angkasa Band dan The Virgin, didampingi oleh CEO Nagaswara Music & Publishing, Rahayu Kertawiguna. NALAR/Ist.

Duo yang digawangi Mita (gitar, vokal) dan Dara (vokal) ini, membuktikan bahwa mereka masih terus eksis berkarya.

Selain lagu-lagu lawas populer, di album ini, ada dua bonus lagu, yakni Yang Terbaik dan Diakah Jodohku. Menurut mereka, lagu Yang Terbaik, didedikasikan untuk Virginity, sebutan fans The Virgin, yang pernah kecewa dengan isu retak dan bubar band ini beberapa waktu lalu.

Menariknya, ini merupakan tahun ke-10 The Virgin konsisten tetap bekerja sama dengan Nagaswara. Kali pertama, grup ini merilis debut single Cinta Terlarang karya Mitha tahun 2009. Sayangnya, di tengah popularitas, salah satu personil, Dara, memutuskan bersolo karir.

“Tapi kami tetap komitmen memertahankan (The Virgin) walau Dara bersolo karir. Begitu juga saya, ada proyek solo (Black Champagne). Intinya, kami tetap saling jaga keutuhan band. Saling support dan jangan saling iri,” kata Mita.

Rahayu, tak begitu kuatir terkait solo karir Dara. Menurutnya, masa depan band ini akan tetap bertahan. “Mereka tetap memertahankan fans lama di 2019. Saya enggak kuatir dengan masa depan The Virgin. Ini membuktikan, mereka tetap eksis dan bertahan,” imbuhnya.

Kedepan, lanjut Rahayu, kedua band binaannya ini akan menargetkan lebih banyak penggemar milenial.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi