Nalar.ID

Rahayu Kertawiguna: Minimnya Capaian Pemerintah dalam Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Nalar.ID – Pemilihan presiden 2019 telah berlalu. Pengusaha Indonesia menyampaikan harapan pada pemerintah selama lima tahun ke depan. Salah satunya Rahayu Kertawiguna, CEO Nagaswara Music & Publishing, pengusaha industri musik dan rekaman di Indonesia. Rahayu, malang melintang di bisnis musik sejak 1990-an.

Ia berharap, kondisi ekonomi mengalami pertumbuhan serta kemajuan dari tahun-tahun sebelumnya. Rahayu berharap, ada perbaikan-perbaikan dalam pengelolaan sektor ekonomi yang sudah ada atau sektor baru ekonomi lima tahun ke depan.

Ia mengaku, masih banyak sektor-sektor ekonomi yang belum maksimal dicapai pemerintah. Apa saja?

“Seperti bidang pariwisata atau ekonomi kreatif. Kita berharap, nanti pemerintah akan lebih sinergis dengan dunia usaha untuk mencermati peluang atau sektor-sektor ekonomi lainnya. Terutama dalam memberdayakan roda perekonomian bangsa,” kata Rahayu, kepada Nalar.ID, Senin (3/6).

Rahayu Kertawiguna - nalar.id
Rahayu Kertawiguna. NALAR/Dok.pribadi.

Bentuk sinergitas, kata Rahayu, mulai dilakukan dengan sosialisasi atau pendekatan pemerintah terhadap pelaku usaha. Tujuannya, untuk mengarahkan komunikasi dialogis kedua pihak, yakni pemerintah dengan pengusaha.

“Artinya, kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah, sebaiknya didiskusikan dengan pelaku dunia usaha yang langsung merasakan dampak kebijakan itu. Kalau di dunia usaha, ada perwakilan, bisa melalui Kadin (Kamar Dagang dan Industri) dan lainnya,” jelasnya.

Nantinya, para anggota asosiasi pengusaha tersebut, akan dimintakan pendapat dan pandangan terkait segala persoalan dalam dunia usaha.

“Dengan begitu, kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah di bidang ekonomi sudah dapat diantisipasi dan dijalankan. Tidak lagi aturan-aturan yang justru akan menjadi persoalan baru,” ungkapnya.

Ke depan, Rahayu berharap, pemerintah dengan pelaku bisnis industri rekaman dan musik seperti dirinya, bisa bersinergi secara simultan. “Supaya iklim industri bergeliat dan bergairah. Pemerintah, khususnya ekonomi kreatif harus menjadi wadah yang mengayomi dan mumpuni,” katanya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi