Nalar.ID

Raih ‘GNI YouTube Innovation Funding’, Tekad tvOne Hasilkan Produk Jurnalistik Berkualitas

Jakarta, Nalar.ID – Bertujuan untuk menjangkau pemirsa berita usia muda, atau 15+, dan meningkatkan partisipasi generasi muda sebagai video creator, tvOne meraih funding dari Google News Initiative YouTube Innovation Funding.

Didominasi pemirsa televisi usia dewasa, tvOne, melalui tim digital service, berinovasi membuat konten berita yang cocok dan bisa diterima baik oleh generasi muda. Stasiun televisi swasta ini menjadi 1 dari 87 penerima funding. Mereka terpilih dari ratusan organisasi yang mengajukan proposal lewat proses terbuka.

“Dari 23 negara di dunia, mereka mewakili beragam penyiar, penerbit tradisional dan digital, media lokal, agensi, dan konten. Tetapi semua memiliki komitmen membuat jurnalisme berkualitas dan semangat berinovasi,” ujar Timothy Katz, Director of News Partnership YouTube, dalam keterangan tertulis diterima Nalar.ID, Kamis (27/12).

YouTube tvOne - nalar.id
YouTube via tvOne. NALAR/Dok.tvOne.

GM Corporate Communication & Business Development tvOne, Jimmy Sameylanda, mengungkapkan, nantinya funding yang diterima tvOne akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

Rangkul Content Creator

Kegiatan paling utama, yakni memproduksi konten video berita dengan tema yang berbeda dan fresh. Pastinya menarik untuk ditonton.

Dalam mencapai keinginan tersebut, tvOne tak sendiri. Tahun 2019, televisi ini akan merangkul para content creator dan berbagai komunitas. Nantinya, mereka akan bergabung menjadi satu komunitas besar tvOne.

Tak hanya itu, tvOne bakal melakukan berbagai workshop untuk menambah informasi dan pengetahuan untuk para komunitas tvOne.

Jimmy meyakini, masa depan baik ada di tangan pemuda Indonesia. Sebabnya, perlu inisiatif project berkesinambungan. Tujuannya, untuk peningkatan literasi media dan pemerataan penyebaran berita.

tvOne bertekad untuk mewujudkan cita-cita meningkatkan kualitas bangsa Indonesia dengan karya-karya berkualitas dan bernilai positif. Terutama di media digital,” tutup Jimmy.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi