Nalar.ID

Resmi Bebas, Kuasa Hukum Sandy Tumiwa: Lolos Program Asimilasi Kemenkum HAM

Nalar.ID, Jakarta – Usai dinyatakan bebas dari Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2020) lalu, artis peran Sandy Tumiwa langsung ziarah ke makam sang ibunda, Amalia Nurshanty.

Walau sudah menghirup udara bebas, Sandy harus tetap menjalani rehabilitasi di Yayasan Yakita Trade Center, Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Ini untuk menyembuhkannya dari ketergantungan narkoba.

Diketahui, Sandy bebas usai kasasinya di Mahkamah Agung dikabulkan dan hanya menjalani hukuman bui selama 18 bulan. Sebelumnya Sandy divonis bersalah karena kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat selama 4 tahun kurungan.

Tak terima, Sandy mengajukan banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Sampai akhirnya masa hukumanya berkurang menjadi 3,5 tahun. Kemudian, ia kembali mengajukan kasasi di tingkat Mahkamah Agung.

Sebagai kuasa hukum, Andre Nusi menilai ini bagian dari proses hukuman yang dijalani kliennya. Terlebih, Sandy bebas melalui program asimilasi dari Kementerian Hukum dan HAM.

“Sandy bebas melalui putusan Mahkamah Agung, di mana permohonan kasasi kami menjadi 1 tahun 6 bulan, setelah sebelumnya putusan PN Jakarta Pusat (Sandy) divonis 4 tahun. Setelah MA memberikan putusan menjadi 1 tahun 6 bulan, Sandy bebas dengan program asimilasi dari Kementerian Hukum dan HAM,” ujar kuasa hukum Sandy Tumiwa, Andre Nusi.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi