Nalar.ID

Semangat Membangun Pelayanan Publik Berkelas Dunia

Nalar.ID, Jakarta – Beragam keterbatasan akibat meluasnya penyebaran Covid-19 tak bisa mematahkan semangat membangun pelayanan publik berkelas dunia.

Dalam road map bidang pelayanan publik, capaian itu ditargetkan terwujud pada 2025. 

“Tahun 2020 sudah saatnya beranjak menuju pelayanan publik berkelas dunia. Kalau tidak dimulai dari sekarang, kita akan kesulitan untuk mencapai perbaikan lebih dinamis lagi,” kata Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Diah Natalisa saat mengisi Lokakarya Penerapan Standar Pelayanan Publik Selama Pandemi Covid-19 Lingkup Disdukcapil di Jakarta, Rabu (13/5/2020).

Menurut Diah dalam mewujudkan birokrasi berkelas dunia, perlu dua hal mendasar, yaitu responsif dan berdaya saing global.

“Responsif, artinya unit pelayanan publik (UPP) mampu menjawab kebutuhan dan ekspektasi masyarakat yang terus bergerak dinamis,” katanya. 

Sebelumnya, masyarakat mungkin sudah cukup puas dengan pelayanan tatap muka yang ramah dan sigap. Tetapi dengan adanya exposure terhadap berbagai jenis layanan yang mengalami perubahan signifikan, masyarakat akan memiliki harapan baru lebih tinggi.

“Kalau kita melihat hanya dari prespektif diri sendiri sebagai penyelenggara layanan publik, mungkin kita menilai layanan kita sudah yang terbaik tapi dari sisi masyarakat bisa jadi belum memenuhi harapan,” imbuh Diah.

Pengakuan Dunia

Selain responsif, pelayanan publik berkelas dunia juga harus memenuhi standar berdaya saing global. Pada tahap ini, layanan publik yang diberikan tak hanya diapresiasi oleh masyarakat tapi harus mendapatkan pengakuan dunia.

Diketahui, Indonesia telah memiliki beragam inovasi berdaya saing global dan diakui manfaatnya oleh organisasi dunia seperti Sistem EDAT (Early Diagnosis And Treatment), Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni dan PetaBencana.id, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kedua inovasi tersebut berhasil meraih juara I pada ajang The United Nations Public Service Awards (UNPSA) tahun 2018 dan 2019. 

Dengan fakta tersebut, Diah yakin bahwa memiliki pelayanan publik berkelas dunia pada 2025 bukan hal mustahil.

Penulis: Febriansyah | Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi