Nalar.ID

Sensasi Syuting Film ‘High Angle The Movie’ di Gunung Prau dan Kembar

Nalar.ID – Setelah sukses dengan film terdahulunya, ‘Pinky Promise’ (2016), ‘Remember The Flavor’ (2017), dan ‘Siap Gan!’ (2018), kini MP Pro siap kembali memproduksi film ke-4 berjudul ‘High Angle The Movie – Asa di Atas Awan’.

Film ini diproduseri oleh Ramos Sihombing dan Emanuel Terranova. Sementara, posisi sutradara digaet oleh Pamungkas Nusantara. Syuting film ini berlangsung di tiga kota: Jakarta, Gunung Kembang dan Gunung Prau selama 14 hari.

Terinspirasi dari web series milik MP Pro berjudul sama dan mendapat perhatian cukup banyak dari para traveler dan pendaki, membuat MP Pro ingin menghadirkan warna baru dalam industri perfilman Indonesia.

Safety Procedure

Selain ingin memberikan edukasi terhadap traveler akan pentingnya safety procedure, film ini juga ingin menghadirkan warna baru dalam industri perfilman Indonesia dan mengenalkan potensi wisata di Kota Wonosobo.

Film ini diperankan oleh Ramon Y. Tungka, Adinda Thomas dan Debi Sagita. Ramon punya alasan kuat bergabung dalam proyek film ini.

“Cerita film ini terasa dekat dengan kehidupan yang aku jalani. Aku tertantang karena lokasi pengambilan gambarnya hampir 70 persen di atas gunung,” ungkapnya di sela-sela syuting, kepada Nalar.ID, Rabu (16/10).

Film ini bercerita tentang Raka (Ramon Y. Tungka) sebagai team rescue Skydoors, dan kedua sahabatnya Langit (Adinda Thomas) dan Bunga (Debi Sagita). Mereka mempunyai kegemaran serupa, yakni mendaki.

Tayang 2020

Raka yang sedang melakukan evakuasi di Gunung Kembang, berhasil menemukan pendaki yang dinyatakan hilang.

Jauh di Jakarta, proses evakuasi oleh team rescue memenuhi pemberitaan di media televisi dan media sosial. Melihat Raka pada program pemberitaan membuat Langit tergugah untuk berangkat membantu Raka, dengan mengajak sahabatnya, Bunga.

Perjalanan Langit dan Bunga menyusul Raka, membuat mereka terjebak di dalam gunung dan kisah cinta diantara mereka bertiga. Rencananya, film ini bakal tayang di bioskop tahun 2020 mendatang.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi