Nalar.ID

Sensus Penduduk 2020 Perwujudan Satu Data Indonesia

Nalar.ID – Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan Sensus Penduduk Indonesia tahun 2020 adalah perwujudan Satu Data Indonesia.

“Sensus penduduk yang diadakan 10 tahun sekali itu adalah sensus penduduk ke tujuh yang dilakukan Indonesia,” kata Margo Yuwono belum lama ini di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta.

Menurutnya, sensus penduduk 2020 mendorong implementasi Satu Data. Artinya, BPS di bawah koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional akan mewujudkan Satu Data seturut beleid Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39/2019 tentang Satu Data Indonesia.

“Maka itu, pemerintah bisa memiliki data akurat dan berkualitas. Secara prinsip, semua produsen data harus menganut prinsip metadata dan kode referensi yang sama,” kata Margo.

Tahun 2020, Margo menambahkan akan mulai mewujudkan Satu Data Indonesia dari Sensus Penduduk 2020. Adapun, metodologi utama Sensus Penduduk 2020 akan tetap mengacu dari landasan yang dibuat oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Nantinya akan ada 54 negara lain di dunia yang akan melakukan sensus penduduk tahun 2020 dengan mengandalkan metodologi atau acuan dari PBB,” ujarnya.

Margo menjelaskan, dari data sensus itu, BPS akan menyediakan sejumlah data komposisi penduduk Indonesia menuju Satu Data Kependudukan. Nantinya, data itu akan menjadi basis data perencanaan pembangunan dan kebijakan pada semua sektor.

“Apa yang dicakup bukan hanya penduduk, tapi juga secara de facto, bahwa ia perlu dan yang diperlukan adalah bagaimana penduduk bisa terjamin tempat tinggalnya,” ujar Suhariyanto.

Ia berharap dengan sinkronisasi Satu Data Kependudukan ini, akan memudahkan realisasi target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) pada 2030.

Penulis: Febriansyah | Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi