Nalar.ID

Serunya Meet and Greet ‘BHSI’: Adu Gombal Host-Cast hingga Lelang Barang

Nalar.ID, Jakarta – Sinetron ‘Buku Harian Seorang Istri (BHSI)’ memasuki episode ke-59, pada Sabtu (20/2/2021). Hal ini terhitung sejak debut tayang di SCTV pada 12 Januari 2021 lalu.

Kini, untuk kali kedua, sinetron garapan rumah produksi SinemArt ini menggelar temu kangen dengan para penggemar setianya. Biasa disebut meet and greet.

Temu sapa ini berlangsung secara virtual melalui platform Vidio.com bertajuk Meet and Greet “Buku Harian Seorang Istri”, pada Sabtu (20/2/2021) petang.

Hingga acara berlangsung, meet and greet  telah dikunjungi lebih dari 22.000 penonton. Sinetron ini tayang setiap hari pukul 18.20 WIB di SCTV.

Sebelumnya, temu kangen pertama bertajuk 3xtraOrdinary Meet and Greet “Buku Harian Seorang Istri” digelar pada 23 Januari 2021.

Pada meet and greet kedua ini, sederet pemain sinetron BHSI hadir langsung menyapa penggemar, dengan protokol kesehatan secara ketat. Diantaranya Zoe Jackson, Cinta Brian, Antonio Blanco Jr., Hana Saraswati, Mahdy Reza, dan Kevin Kambey.  

Hallo, semuanya. Disisi sehat. Baik-baik aja semua,” sapa Hana Saraswati (Alya), membuka jumpa awal, Sabtu (20/2/2021).

Disinggung oleh salah satu host, Hana mengakui suasana hatinya kali ini terlihat bahagia. Pasalnya, bisa tetap melaksanakan syuting dan diberi kesehatan di tengah berbagai cobaan.

“Terlebih karena suasana hujan, banyak scene yang diambil di outdoor. Suasana hati tetap bahagia,” kata Hana.

Rintangan Banjir

Suasana senada juga terlontar dari Antonio Blanco Jr. Ia mengaku kondisi bencana banjir di Ibu Kota sempat membuatnya sulit pergi kemana-mana.

“Untuk tempat tinggalku enggak (banjir), tapi aksesnya tertutup. Tapi suasana hati selalu bahagia,” sambung Antonio.

Temu sapa juga dihadiri oleh Kevin Kambey. Ini kali pertama ia menyapa penggemar sinetron BHSI.

“Sudah bisa dapat sinar matahari walau agak dikit banget. Aku senang di tengah cuaca hujan terus beberapa hari terakhir, rada-rada over, ya,” kata kevin.

Sayangnya, dari beberapa pemain, kondisi pilu sempat dirasakan Zoe Jackson (Nana). “Kebetulan, aku dapat kabar dari Mama kalau rumahku enggak kena banjir sama sekali. Tadi pagi kena. Alhamdulillah, sekarang udah fine-fine aja, udah ada matahari,” tukas Zoe.

Diketahui, sinetron ini telah mengudara beberapa hari. Sejumlah pemain memberikan pengalaman masing-masing selama di lokasi syuting.

Salah satunya. “Ada adegan, aku lagi video call-an lepas kangen dengan Mas Dewa. Itu adegan terakhir,” katanya.

Ia mengaku, banyak keseruan selama proses syuting. “Kalau udah grouping dan drama satu sama lain antar karakter pemain, itu sudah seru. Lumayan menguras tenaga, karena adegan marah, penuh emosi dan nangis-nangis,” sambung zoe.

Terlebih ia pernah melakukan salah satu adegan ekstrem. “Adegan di jembatan. Kemarin aku take sama Alya, menggantung dari jembatan. Beberapa adegan pakai sling. Itu sudah cukup ekstrem,” sahut Zoe.

Lain hal dengan Cinta Brian. Adegan paling berkesan menurut Brian, yakni saat adu akting dengan Zoe saat sesi foto pra-wedding. “Itu scene-nya panjang banget,” kata Brian.

Langas, bagaimana cara Brian memperoleh feel saat adu peran dengan Zoe? Brian mengaku membuka komunikasi yang baik dengan Zoe demi mendalami setiap scene.

“Awalnya agak susah, tapi pas udah dijalanin, oke oke aja. Terpenting, kita santai, bawa fun,” kata Zoe.

Director mengarahkan kita. Karena kita sering ngobrol, buat kita gampang klop saat take dan nyaman, bebas eksplorasi. Saling percaya. Komunikasi dan trust itu penting. Saling percaya dengan lawan main kita,” tambah Brian.

Adegan Berkesan

Geser ke Antonio Blanco Jr (Ardi/Pasha). Ia menuturkan, banyak adegan berkesan dialami.

“Mulai dari fighting hingga drama. Paling berkesan adalah scene halu dengan Nana, jarang. Aku mengkhayal beradu kasih dengan Nana, dia bisa suka sama aku dan ada adegan romantis dengan Pasha. Tapi kalau drama, ada scene grouping, aku bisa all out dan marah-marah banget,” jelasnya.

Bagaimana dengan Hana Saraswati? Rupanya ia sempat sulit saat beradu akting dengan Brian. Di mana, dalam scene saat Alya harus mengakui kejahatan yang telah dilakukannya. “Diserang anak buah Kevin, fighting di atas motor. Seru banget,” ucap Hana.

Sementara itu adegan paling berkesan atau sulit dilakukan, bagi Hana adalah saat Alya buat pengakuan mengejutkan ke Dewa. “Ini scene panjang, penuh emosi dan belum pernah dilakukan Alya sebelumnya. Lumayan tantangan,” tutur Hana.

Karena scene Hana terbilang banyak di setiap episode, rupanay Hana memiliki kebiasaan istirahat tidur saat break syuting. “Rutinitas pasti tidur, karena scene banyak dan numpuk,” kata.

Tak hanya berbagi kisah selama proses syuting, di sela meet and greet, para pemain ditantang games dari host.

Tantangan pertama harus dilalui Mahdy Reza (Roni) dan Hana. Mereka diminta mengupas buah rambutan tanpa merusak lapisan kulit bagian dalam. Tantangan ini dimenangkan oleh Mahdy.

Games berikutnya, seluruh pemain diminta menggambar ilustrasi gunung yang berada di tengah kota Jakarta, seperti foto viral yang muncul belakangan ini. Mereka diminta menggambar gunung di kertas dengan eksplorasi dan imajinasi secara luas.

Permainan berakhir. Tak lama, host menyampaikan program ‘Lelang Barang Artis’. Lelang dan donasi masih terus berlangsung bersama pemain. Donasi ditujukan untuk membantu korban bencana alam di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat.

Salah satu donasi dari Giorgino Abraham. Ia menyumbang satu set pakaian. Begitu pula Marcell Chandrawinata, dengan sepatu dan pakaian. Termasuk Dylan Carr, dengan mendonasikan jaket jins dan kemeja. Donatur juga berasal dari sejumlah pemain SCTV lainnya.

Dengan lelang tersebut, para pemirsa SCTV,–SCTV Fevers–bukan hanya mendapat barang-barang dari idola namun turut membantu korban terdampak.

Selain lelang, SCTV juga menyediakan kuis. Hadiahnya 10 t-shirt menarik yang ditandatangani seluruh pemain. Caranya, tak hanya menonton lewat website, SCTV Fevers diminta mengunggah mobile video.

Tak hanya games dan lelang, ada tantangan lain dari SCTV Fevers. Poling diberikan lewat media sosial. Salah satunya ‘Gombalan Zaman Now’.

Para pemain ditantang saling adu gombal dengan antar-pemain. Dari sekian banyak gombal dan rayuan gokil, Hana dinobatkan sebagai pemenang di tantangan kali ini.

Penulis: Veronica Dilla | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi