Nalar.ID

Sosialisasi dari 2008, Masa Berlaku Uang Rupiah Ini Habis 2019

Jakarta, Nalar.ID – Bank Indonesia (BI) mengimbau, mulai 2019, mata uang rupiah emisi 1998 dan 1999, tak akan berlaku. Mulai dari pecahan Rp 10 ribu (Cut Nyak Dien), Rp 20 ribu (Ki Hajar Dewantara), Rp 50 ribu (WR Supratman), dan Rp 100 ribu (Soekarno-Hatta).

Sebab itu, BI, meminta kepada masyarakat yang masih memiliki uang emisi tahun itu agar segera menukar. BI memberi waktu sampai 31 Desember 2018. “(Uang) ditarik karena sudah ada uang edisi baru,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Solo Bandoe Widiarto, di Jakarta, Jumat (7/12).

Sebelum batas waktu penukaran, BI menggenjot sosialisasi dan edukasi pada masyarakat. Harapannya, masyarakat yang masih menyimpan uang pecahan itu bisa menukarkan ke kantor BI.

Sosialisasi sejak 2008

Sebetulnya, kata Bandoe, sosialisasi penukaran sudah digenjot sejak 2008. Sebabnya, setelah batas akhir penukaran, uang pecahan itu tak berlaku lagi.

Selain uang emisi 1998 dan 1999, BI ikut mengingatkan kepada masyarakat yang punya uang dengan kerusakan 2/3 bisa menukarkan ke BI. “BI ganti dengan uang layak edar. Penukaran ini buka setiap hari,” ungkapnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi