Nalar.ID

Strategi Pembangunan Infrastruktur BTS 4G Wilayah 3T

Nalar.ID, Jakarta – Pembangunan infrastruktur BTS 4G merupakan program strategis dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kominfo dalam pemerataan dan pengelolaan jaringan telekomunikasi.

“Program prioritas strategis nasional Kementerian Kominfo yaitu membuka wilayah blankspot area telekomunikasi untuk menjangkau wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) di Provinsi Papua Barat,” ujar Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dalam forum yang sama, kepada Nalar.ID.

Menurut Gubernur Dominggus, pemerintah daerah mendukung program prioritas pembangunan infrastruktur BTS 4G untuk masyarakat yang bermukim. Baik di pusat dan pinggiran kota, pesisir pantai, pulau-pulau, pedalaman, lembah hingga di pegunungan untuk mendapat pemerataan layanan internet.

“Salah satu strategi adalah penyediaan BTS untuk mengurangi kesenjangan telekomunikasi di Provinsi Papua Barat. Ini sesuai program Nawacita yang telah dicanangkan Presiden RI, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah, terutama daerah perkampungan atau desa di seluruh wilayah Provinsi Papua Barat,” jelasnya.

Menurut Gubernur Papua Barat, pembangunan infrastruktur telekomunikasi tak hanya mempermudah pemerataan pelayanan di Provinsi Papua Barat, tapi dapat mengejar ketertinggalan cakupan sinyal telepon seluler dan internet.

“Dengan penyediaan BTS di wilayah blankspot, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan pentingnya akses telekomunikasi dan informasi. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang sedang menimpa negara Indonesia. Kita merasakan pentingnya akses telekomunikasi untuk media pembelajaran anak-anak sekolah, layanan kesehatan masyarakat, dan penguatan ekonomi mikro berbasis digital,” paparnya.

Ia menyambut baik pembangunan BTS 4G oleh Kementerian Kominfo. Menurutnya, layanan BTS 4G sebagai salah satu strategi pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang merata dari hulu sampai ke hilir.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi