Nalar.ID

Tak Cuma Cetak Artis, Ini Strategi Rahayu Kertawiguna Bikin Roket’s Label

Nalar.ID, Jakarta – Awal tahun 2020 menjadi momen penting dan seremonial bagi perusahaan Nagaswara Music & Publishing. Momen ini, tak lain untuk meningkatkan performa dan menciptakan peningkatan brand value lebih baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Salah satunya mengenalkan label musik terbaru bernama ROKET’S LABEL. Dibentuk pada 24 April 2019, label ini dituntut untuk melahirkan sejumlah inovasi dan karya di dunia musik. Tentu, sekaligus untuk mengimbangi era media sosial dan digitalisasi musik yang kian berkembang pesat.

Perkenalan ROKET’S LABEL diselingi oleh peluncuran debut single milik 3Srigala berjudul ‘Babang Ojol’. Perkenalan label dan lagu tersebut disampaikan oleh CEO Nagaswara Music & Publishing, Rahayu Kertawiguna, pada 31 Januari 2020 lalu di Jakarta.

Tak tanggung-tanggung, lagu tersebut turut diputar ke seluruh stasiun radio seluruh Indonesia. Termasuk ke Brunei Darussalam, Malaysia dan Singapura. Ini menjadi implementasi dan penegasan bahwa musik Indonesia kian inovatif, fresh, dan kreatif.

Fenomena ‘Lagi Syantik’

Implementasi tersebut sesuai dengan filosofi ROKET’S LABEL. “Filosofinya, artis-artis yang tergabung cepat meroket (terkenal),” kata Rahayu, dihubungi Nalar.ID, Sabtu (15/2/2020).

Rahayu mengatakan, pemilihan nama label tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, ini juga bukan sebuah kebetulan. Pemakaian nama tersebut, kata Rahayu merujuk kepada fenomena lagu ‘Lagi Syantik’ yang dipopulerkan oleh Siti Badriah hingga kini mendekati 600 juta viewers lebih.

Disinggung mengenai posisi ROKET’S LABEL di pasar industri musik nasional, Rahayu menilai ini merupakan peluang dan potensi industri kreatif yang menjanjikan.

“Mengingat sangat begitu banyak calon penyanyi yang berpotensi dalam beragam genre. Termasuk multitalenta yang tersebar di peloksok bumi Nusantara kita ini, maka timbul ide kreatif untuk melengkapi konten musik di Tanah Air,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, setelah meluncurkan usaha label rekaman, tidak menutup kemungkinan akan memperlebar ke bisnis media digital sesuai tuntutan zaman. Namun disisi lain, tidak sedikit label rekaman tumbuh dan menjamur, tak sedikit pula gulung tikar. Soal ini, Rahayu siap dengan strategi yang akan dijalankan.

“Menghadapi persaingan bisnis yang ketat, strategi kami adalah menjunjung tinggi sportifitas. Ditambah dengan ide kreatif tanpa batas. Selain itu, pastinya, selalu berdoa kepada Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Lalu, menghadapi tahun 2020, bagaimana strategi ROKET’S LABEL dan Nagaswara dalam mengelola bisnis industri musik agar pertumbuhan revenue dan value-nya menggembirakan?

Strategi 2020

Rahayu menegaskan, tahun 2020, pihaknya telah mempertahankan strategi yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya. “Juga mencoba mencari terobosan baru, khususnya dalam bisnis media digital,” imbuhnya.

Rahayu mengonfirmasi, untuk tahun ini, ROKET’S LABEL telah menyiapkan sebanyal 20 talent baru. Harapannya, talent-talent tersebut mampu mengembangkan bakat dan kreativitas di bidang musik. Mulai dari penyanyi solo, duo, grup vokal, hingga grup band hingga ke jenjang nasional maupun internasional.

Tak hanya menaungi para penyanyi, ROKET’S LABEL memberikan keleluasaan dan kesempatan para komposer atau arranger yang ingin berkarya untuk menciptakan karya-karya fenomenal.

Berikut sejumlah artis yang diperkenalkan ROKET’S LABEL tahun ini:

  1. 3Srigala (Babang Ojol), ciptaan Ade Irfan, Ade Supriana. Arranger musik Donal Kinan Sammy.
  2. Duo Kalajengking (Kepalaku Oleng), ciptaan Donny Boy. Arranger musik Donall Kinan Sammy.
  3. Aida Saskia (Ayam Jago 2019), ciptaan Didiet Pri. Arranger musik DJ Ricko Ria.
  4. Aya Chan (Gak Tau Diri), ciptaan Tegar Pangabean. Arranger musik Gilang Aka.
  5. Ilham (Sama Sama Happy), ciptaan Tegar Pangabean. Arranger musik DJ Outsider.
  6. Save Your Day feat. Sammy Simorangkir (Mohon Maaf)’ ciptaan Lukas SYD. Arranger musik Nico Veryandy.
  7. Puteri Juby (Terlena Lagi), ciptaan Ipoenk Za. Arranger musik Donall Kinan Sammy.
  8. Zahra Gomez (Kau Yang Pantas), ciptaan Ato Angkasa. Arranger musik Githa Angkasa.
  9. Bella (Kumis Tebal), ciptaan Teguh Balelo. Arranger Donall Kinan Sammy.
  10. Mawren band (Mantan Tersayang), ciptaan Ato Angkasa. Arranger musik Githa Angkasa .
  11. Poskayu (Dompet Kemerdekaan), ciptaan Endose & Nurga Poskayu. Arranger musik Arko Nugroho.
  12. Berbie Nouva (Cinta Cinta Cinta” ciptaan Erick Cahaya Indra Hadi & Lukas SYD aransemen musik oleh Sumo Beat.
  13. De Sisters (Tinggallah Aku Sendiri), ciptaan Yuke NS. Arranger musik The OutsideR.
  14. Whelly Seraya (Lukisan Kesetiaan), ciptaan Whelly Seraya. Arranger musik Arko Nugroho
  15. Hanindyta (Sayang Akoh), ciptaan Didi Depp, Bob Doddi dan Yogi RPH. Arranger musik Donall Kinan Sammy.
  16. Bening (Delete You), ciptaan Audi Mok & Shazee Ishak. Arranger musik Audi Mok.

Tambahan penyanyi terbaru, yakni LuZen dan T2 Reborn.

Penulis: Erha Randy| Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi