Nalar.ID

Tantangan Irwan ‘Stinky’ dan BASS Cover Lagu Lawas Ismail Marzuki

Nalar.ID – Irwan, salah seorang personil band 1990-an, Stinky, memperkenalkan single terbaru. Berjudul Hari Lebaran, single daur ulang (cover) ini dirilis sehari menjelang Idul Fitri 2019. Tidak sendirian, Irwan membawakan lagu karya musisi legendaris Ismail Marzuki ini bersama ketiga rekannya sesama musisi.

Mereka adalah Aji Wahyu (drum), Hery Timbul (gitar), Deddy S. Suchyar (gitar), dan dirinya sendiri, pada bass dan vokal. Keempatnya menamakan diri sebagai BASS, alias Bekasi All Star Society. “Ya, konsep kami memang band empat orang seperti The Beatles,” ujar Irwan, kepada Nalar.ID, Rabu (12/6).

Oleh BASS, lagu lawas religi ini mereka kemas menjadi nuansa rock n’ roll. Sesuai nama grup, keempat musisi ini memang berasal kota yang sama: Bekasi.

Bagaimana awal mereka membentuk kolaborasi ini? “Awalnya, kita kumpul sesama musisi senior di Bekasi. Lalu, Wahyu (drum), ada ide untuk meng-cover lagu tersebut. Diajaklah saya, pada bassis dan vokalis, di lagu ini. Kemudian, (diajak) Hery, dari band Acid Speed. Terakhir, Deddy masuk di gitaris dua,” jelasnya.

Irwan ‘Stinky’ dan BASS - nalar.id
Irwan ‘Stinky’. NALAR/Dok.BASS.

Ini merupakan single perdana BASS bernuansa religi. Menurut Irwan, kesulitan utama adalah mengaransemen se-simple dan se-fresh mungkin. Sebab, lanjutnya, sudah ada beberapa grup musik yang pernah meng-cover lagu tersebut.

“Kesulitan kedua adalah tempo agak cepat dan lirik lagu sangat rapat. Saya lumayan kewalahan waktu take vocal, jeda untuk ambil nafas sangat sedikit. Kondisi juga dalam keadaan berpuasa,” tuturnya.

Kesulitan tak selesai sampai disitu. Irwan dan ketiga rekannya melihat bahwa ini persaingan yang sangat ketat. Sebab, kata Irwan, saat ini sangat mudah seorang pelaku musik dalam berkarya dan memperkenalkan karyanya ke publik.

“Para musisi harus bersaing sekreatif mungkin agar bisa mencuri telinga penikmat musik Tanah Air,” tambahnya.

Sejauh ini, mereka belum berpikir untuk membuat album pasca lagu ini dirilis. Untuk mengenalkan ke publik, mereka fokus melalui promosi konten YouTube. Sejak diunggah 4 Juni 2019, video klip lagu Hari Lebaran telah menyentuh hampir 1.000 viewers, dengan subscribe 278 hingga Selasa (11/6/2019) malam.

Ke depan, BASS berharap, masyarakat penikmat mau sadar diri untuk tidak free download lagu-lagu milik musisi atau penyanyi.

“Tapi melalui tempat-tempat download yang resmi dan berbayar, karena uang hasil royalti sangat dibutuhkan agar mereka bisa berkarya dengan nyaman dan senang,” tutupnya.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi