Nalar.ID

Target Benoa Marina Bali Jadi Pusat Entertainment Otomotif Bali

Nalar.ID, Bali – Ketua MPR RI bersama CEO Pelindo Regional Bali-Nusa Tenggara Ali Sodikin bekerjasama mengembangkan Benoa Marina Bali menjadi pusat entertainment otomotif Bali. Sekaligus tempat hangout atau nongkrong bareng para pelancong turis manca negara yang datang ke Bali menggunakan kapal pesiar.

Tempat tersebut akan diberi nama Black Stone Yacht Club Marina Benoa Bali. Memanfaatkan lahan parkir yang sangat luas menjadi tempat berkumpulnya berbagai komunitas otomotif Bali, sekaligus juga tempat menyelenggarakan berbagai event otomotif.

Latar pemandangan laut dan kapal pesiar yang indah sekaligus tempat para turis dari manca negara yang datang menggunakan Yacht atau kapal pesiar.

“Selain melibatkan komunitas otomotif, pengembangan pelabuhan Benoa juga harus melibatkan para pelaku UMKM Bali dari berbagai daerah. Maka, Pelindo Regional Bali-Nusa Tenggara juga harus memperbanyak ruang bagi UMKM menjajakan berbagai produknya di sini,” ujar Bamsoet usai meninjau kawasan pelabuhan Benoa, Bali, Kamis (23/12/21).

Diakui Bamsoet, pembangunan ditargetkan selesai pertengahan 2023. Sehingga, nantinya kapal pesiar yang bersandar di pelabuhan Benoa bukan hanya yang memiliki panjang maksimal 280 meter, melainkan bisa disandarkan oleh kapal pesiar dengan panjang maksimal 350 meter atau setara dengan kapal pengangkut 6.000 penumpang.

Ia juga berharap pembangunan dapat on track, on budget, on time, dan on specification. Sehingga setelah selesai, bisa menjadikan kawasan pelabuhan Benoa menjadi pusat pariwisata maritim di Indonesia. Meningkatkan kunjungan wisatawan domestik ke Bali minimal sebanyak 427.723 orang dan wisatawan mancanegara minimal sebanyak 133.777 orang.

Pelindo III Regional Bali Nusa Tenggara mencatat, tahun 2019, total ada 67 cruise yang bersandar di pelabuhan Benoa dengan total membawa 65.000 wisatawan.

“Rata-rata wisatawan hanya 8 jam saja bersandar disini, mengingat keterbatasan fasilitas sarana dan prasarana yang ada. Pengembangan pelabuhan Benoa melalui konsep BMTH dengan penyiapan fasilitas sarana dan prasarana yang semakin meningkat, harus bisa menggerakan para wisatawan agar semakin lama tinggal di Bali. Sehingga memberikan multiplier effect kepada masyarakat dan industri pariwisata di Bali,” pungkasnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi