Nalar.ID

Tata Kawasan Candi Borobudur, Ungkit Ekonomi Masyarakat

Nalar.ID, Magelang – Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin menekankan agar penataan kawasan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah harus bisa mengungkit ekonomi masyarakat.

“Itu yang penting, bisa mengungkit ekonomi masyarakat,” kata Wapres usai meninjau area-area di kawasan Candi Borobudur sejauh 1,5 kilometer, belum lama ini, kepada Nalar.ID.

Didampingi Direktur Utama Taman Wisata Candi Borobudur Edy Setijono, Wapres melihat langsung hasil perawatan dan kesiapan sarana prasarana di Zona 1, Zona 2, dan Zona 3 kawasan.

Ia memaparkan, upaya pengungkit ekonomi kawasan Candi Borobudur akan dilakukan melalui beberapa cara. Pertama, melalui pelatihan yang diberikan kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar produk dapat memenuhi selera pasar.

Menurut Edy, pelatihan akan dilakukan kepada kelompok pedagang itu untuk meningkatkan misalnya desain produk, teknik produksi, kemasan, dan proses promosi atau pemasaran dari produk-produknya.

Hal ini, kata Edy, akan semakin membuka peluang para wisatawan untuk meningkatkan pengeluarannya karena mendapatkan varian produk sekaligus layanan yang baik. “Kedua, kita bangun program balkondes (bale ekonomi desa) yang merupakan upaya menumbuhkan ekonomi lokal di tingkat desa,” ujarnya.

Ia menilai, keberadaan balkondes ini telah mendorong munculnya peluang-peluang usaha baru. Banyak masyarakat sekitar yang sudah mulai membangun usaha untuk layanan, seperti kuliner, homestay, dan kerajinan yang terhubung dengan baik di setiap balkondes.

“Kita juga mendorong adanya peluang usaha untuk transportasi lokal yang menghubungkan dari Borobudur ke desa-desa atau ke balkondes-balkondes yang tersebar di wilayah Borobudur ini,” kata Edy.

Ia pun mencontohkan potensi ekonomi masyarakat dari usaha penyewaan homestay. Diakuinya, di kawasan Borobudur sudah terbangun lebih dari 2.000 homestay.

“Ini memberi peluang usaha baru untuk para rumah tangga mendapat akses ekonomi dari adanya Borobudur yang ditetapkan sebagai Destinasi Super Prioritas,” pungkasnya.

Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi