Nalar.ID

Tayang di MNC Group, Ini Fakta Unik UEFA EURO 2020

Nalar.ID, Jakarta – Akhirnya, MNC Group kembali dipercaya sebagai official broadcaster pesta akbar sepakbola di Benua Eropa: UEFA EURO 2020. Kompetisi ini berlangsung perdana mulai hari ini, Sabtu, 12 Juni 2021, dan berakhir hingga 12 Juli 2021 mendatang.

Diketahui, event empat tahun sekali ini selalu ada di media free to air (FTA) milik MNC GROUP. Mulai tahun 1996, 2000, 2004, 2008, 2012 dan terakhir, 2016.

Artinya, tahun ini merupakan ketujuh kali berturut-turut MNC Group memegang hak siar UEFA EURO 2020 di Indonesia. Walau digelar empat tahun sekali, pesta akbar sepakbola di Benua Eropa ini sempat tertunda setahun karena pandemi Covid-19.

Seiring pulihnya kondisi pandemi yang mulai membaik, khususnya di Eropa, UEFA memutuskan UEFA EURO 2020 dinyatakan berlangsung 2021 ini.

Dalam kesempatan yang sama, Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menjelaskan bahwa MNC Group selalu komitmen menghadirkan tayangan terbaik bagi masyarakat Indonesia.

“Semoga tayangan ini bisa jadi hiburan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Terutama saat pandemi ini,” ujar Hary Tanoesoedibjo, dalam siaran tertulis diterima Nalar.ID.

Pertandingan UEFA EURO 2020 disiarkan secara langsung di RCTI, MNCTV dan INEWS. Ada 34 pertandingan di RCTI. Termasuk perempat final, semifinal dan final. Kemudian, lima pertandingan di MNCTV.  INEWS juga menayangan 39 pertandingan dan juga menyiarkan siaran ulang seluruh pertandingan.

Sejauh ini, audience share dari televisi free to air (FTA) milik MNC Group sangat tinggi. Hal ini seperti terlihat dari data sepanjang 2021, yakni Januari – Mei 2021 mencapai 52,6% pada slot Prime-Time. Serta 40,7% di slot non Prime-Time.

Diyakini, pada program UEFA EURO 2020 bergulir, audience share semua televisi FTA MNC Group akan kian meningkat. Diakui Hary, keyakinan ini tidak berlebihan. Pasalnya, hal ini didasari hasil tayangan UEFA EURO 2016 yang tayang di RCTI.

“Di mana, pada pertandingan final Portugal melawan Prancis meraih audience share 60,0%. Sementara audience share tertinggi UEFA EURO 2016 saat Jerman-Prancis mencapai 62,4%,” jelas Hary.

Bahkan, lanjut Hary, tahun 2012, final Spanyol-Prancis, meraih share 64,3%. Adapun pencapaian terbaik, saat Inggris versus Swedia, yaitu sebesar 71,0%. “Ini torehan yang luar biasa untuk tayangan olah raga di televisi,” tambahnya.

Komitmen MNC Group

Atas keberhasilan MNC Group menjadi official broadcaster UEFA EURO tujuh kali berturut, menunjukkan bahwa MNC Group selalu dipercaya

“Karena memiliki jaringan terluas di Indonesia. Kami bertekad, semua masyarakat di seluruh nusantara bisa menyaksikan siaran menghibur, mendidik dan memberi informasi kepada seluruh masyarakat,” tukas Hary.

Diketahui, UEFA EURO 2020 digelar di 11 kota pada 11 negara berbeda di Eropa. UEFA EURO 2021 menjadi spesial. Sebab, dihelat tepat dengan peringatan 60 tahun sejarah bergulirnya turnamen bergengsi ini.

Selain itu untuk kali pertama, UEFA EURO 2020 digelar di seluruh bagian benua biru. Sebab bergulir di 11 kota dari 11 negara berbeda yang jadi tuan rumah bersama. “Kecuali Azerbaijan dan Rumania, tuan rumah namun tak ikut dalam kompetisi ini,” tambahnya. 

Adapun, Kopenhagen, Ibu kota Denmark, jadi satu-satunya wakil dari Eropa Utara sebagai tuan rumah bersama. Sementara, perwakilan Eropa Timur adalah Rusia (St. Petersburg) dan Azerbaijan (Baku).

Kemudian, Italia (Roma) dan Spanyol (Sevilla), menjadi wakil tuan rumah dari Eropa Selatan. Saedangkan Eropa Tengah, diwakilkan oleh Rumania (Bucharest) dan Hungaria (Budapest).

Eropa Barat menjadi wilayah tuan rumah paling banyak, yaitu 4 negara dengan 4 kota yang, yakni Inggris (London), Jerman (Munchen), Belanda (Amsterdam), dan Skotlandia (Glasgow).

Guna menyambut kemeriahan UEFA EURO 2020, selain pertandingan, ada rangkaian program yang menambahkan kemeriahan UEFA EURO 2020. Mulai dari menjelang event hingga kompetisi berakhir.

Programnya, di antaranya Road to EURO 2020, The Magic of EURO 2020, Gol-Gol EURO 2020, Konser Opening EURO 2020, Focus EURO 2020 dan EUROPHORIA.

Penulis: Veronica Dilla | Editor: Ceppy F. Bachtiar

 

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi