Nalar.ID

Tembus 1 Juta Penonton dalam 9 Hari, Ini Fakta Film ‘Perempuan Tanah Jahanam’

Nalar.ID – Film ‘Perempuan Tanah Jahanam’ menembus sejuta penonton dalam sembilan hari. Sejak tayang perdana pada 17 Oktober lalu, film horor yang ditulis dan disutradarai oleh Joko Anwar ini konsisten menjadi favorit penonton.

Di berbagai bioskop film ini masih diminati dan terisi penuh.Pencapaian jumlah penonton ini bisa disebut luar biasa karena baru kali ini genre horor thriller mendapatkan sambutan yang begitu meriah di Indonesia.

Joko Anwar menyampaikan dalam cuitan Twitter-nya. “Perempuan Tanah Jahanam bergenre thriller yang belum pernah berhasil di Indonesia.Kami sangat bangga, karena atas dukungan kalian semua yg udah nonton, kita bisa bilang bahwa genre apapun punya kesempatan untuk sukses di Indonesia. PTJ sudah tembus 1 juta penonton!”.

Film horor ini berbalut kisah misteri yang sangat menegangkan, terlebih karena syuting dilakukan di lokasi-lokasi otentik yang belum pernah dieksplorasi di film manapun sebelumnya.Berbagai ulasan telah dibuat oleh media maupun penonton di media sosial.Pujian tak henti bertebaran setiap harinya.

Vokalis band NAIF David Bayu memberikan pujian melalui akun Twitter-nya, “Abis nonton perempuan tanah jahanam emang jahanam banget dah ni film saya kebanyakan nutup mata pake kupluk, tapi kerennya si tetep lah”.

Pujian Blog Internasional

Bukan hanya dari dalam Indonesia pujian juga diberikan oleh blog internasional Cinema Escapist yang berfokus pada film-film di luar Hollywood. Perempuan Tanah Jahanam disebut, “He again draws on the images and symbols of Java, and cleverly deploys them to highlight the beauty and the richness of the culture, while also hinting at deeper, darker, and untold things.” yang berarti, “Sekali lagi ia mengeksplorasi imaji dan simbol Jawa dan dengan cerdas memakainya untuk menyoroti keindahan dan kekayaan budaya, sambil juga mengisyaratkan hal-hal yang lebih dalam, lebih gelap, dan tak terkatakan.”

Joko Anwar bersama para pemeran ‘Perempuan Tanah Jahanam’ sementara itu masih tak lelah untuk mengunjungi para penonton dalam kunjungan sinema. Jumat lalu, Joko Anwar, Tara Basro, Christine Hakim, Zidni Hakim, Mian Tiara, Faradina Mufti, Ramadhan Al Rasyid menyambangi Bogor. Kemudian Sabtu ini Joko Anwar, Tara Basro, Ario Bayu, Teuku Rifnu Wikana, Zidni Hakim, Mian Tiara, Ramadhan Al Rasyid yang mendatangi Bandung.

Film ini merupakan produksi dari Base Entertainment bekerjasama dengan Hollywood (Ivanhoe Pictures), Indonesia (Rapi Films dan Logika Fantasi), dan Korea Selatan (CJ Entertainment). Film ini menggabungkan kekuatan bercerita dari tiga negara yang dibintangi oleh para aktor ternama Indonesia dan juga para pendatang baru bertalenta luar biasa.

Film ini dibintangi oleh Tara Basro, Marissa Anita, Ario Bayu, Christine Hakim, Asmara Abigail, Kiki Narendra, Tengku Rifnu, Zidni Hakim, Faradina Mufti, Abdurahman Arif, dan Mian Tiara. Serta Eka Nusa Pertiwi, Aghniny Haque, Arswendy Bening Swara, Ramadhan Al Rasyid, dan Ical Tanjung.

Selain itu juga disertakan pemeran yang berasal dari kota-kota syuting dilakukan. Kebanyakan mereka adalah aktor baru yang di audisi khusus untuk film ini. Film ini syuting di desa-desa sekitar Malang, Gempol, Lumbang, Bromo, Lumajang, Ijen, dan Banyuwangi.

Penulis: Erha Randy | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi