Nalar.ID

Tips Berinvestasi ala Sandiaga Uno

Nalar.ID, Jakarta – Pemilik saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) dan pengusaha nasional, Sandiaga Uno memberikan kiat dan tips mengelola portofolio investasi agar untung maksimal.

Menurut Sandiaga, bila calon investor memiliki aset 100%, maka harus dibagi.

“Dan jangan difokuskan ke dalam satu instrumen investasi tertentu. Ini menjadi modal porfofolio dan bisa dijalankan setelah Covid-19 ini. Seperti mengalokasikan 18-20 cash, 30-35% ekuitas (saham), 30-35% di fixed income atau surat berharga. Selebihnya tersebar di emas, metal, dan properti,” ucap Sandi, pada diskusi investasi bersama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), melalui akun resmi Facebook Sandiaga Uno, di Jakarta, belum lama ini.

Bagi para investor, Sandi berpesan untuk pemula di dunia pasar modal, ia mengingatkan agar hati-hati memilih pemilihan saham. Menurutnya lebih baik alokasikan dana ke saham perusahaan besar dengan likuiditas tinggi.

“Buat yang mau belajar investasi saham, hati-hati, lho saat stock picking (pemilihan saham) individual, karena ini sangat berisiko. Kecuali ke stock yang liquid dan perusahaan yang fundamentalnya besar. Beberapa nama seperti BCA, Astra, Unilever, Bank Mandiri bisa menjadi pilihan utama,” tukasnya.

Ia mengingatkan agar para investor pemula tak terjebak pada penawaran saham-saham gorengan. Keuntungan saham gorengan, baginya adalah tipu daya.

“Kalau mau investasi saham untuk pemula langsung, fokus ke saham blue chip (unggulan) yang likuiditasnya baik. Saham gorengan ini sudah banyak menghabiskan sumber daya tipu daya,” jelasnya.

Penulis: Febriansyah | Editor: Ceppy F. Bachtiar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi