Nalar.ID

Viral! Kopi Gula Krimer Terbakar, Ini Penjelasan BPOM

Nalar.ID, Jakarta – Belakangan, beredar video di media sosial seorang pria membakar bubuk Kopi Cap Luwak. Video ini menyebar di jaringan media sosial dan sontak meresahkan masyarakat.

Dalam keterangan tertulis diterima Nalar.ID, Minggu (30/9), Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) memberikan penjelasan:

  1. Berdasarkan pengelompokan produk pangan, Kopi cap Luwak termasuk kategori minuman serbuk kopi gula krimer. Komposisi produk antara lain gula, krimer nabati, dan kopi bubuk instan. Produk itu telah melalui evaluasi keamanan dan mutu oleh BPOM RI serta mendapat nomor izin edar.
  2. Dalam video, tampak bahwa produk kopi itu terbakar. Hal ini terjadi karena produk itu berbentuk serbuk, ringan, dan berpartikel halus. Serta mengandung minyak dan kadar air rendah sehingga mudah terbakar dan menyala. Produk pangan yang memiliki rantai karbon (ikatan antar atom karbon), kadar air rendah, terutama berbentuk tipis dan berpori, dapat terbakar atau menyala jika disulut api.
  3. Disekitar kita banyak bahan pangan mudah terbakar. Seperti terigu, kopi bubuk, kopi-krimer, merica bubuk, cabe bubuk, kopi instan, putih telur, susu bubuk, pati jagung, biji-bijian, dan kentang. Ini bukan berarti bahan pangan tersebut berbahaya atau tak aman dikonsumsi.
  4. BPOM RI mengevaluasi keamanan, mutu, dan gizi pangan. Termasuk terhadap semua bahan untuk pembuatan pangan olahan sebelum pangan itu diedarkan dan memberi nomor izin edar (MD atau ML) yang dicantumkan pada label. Jika produk pangan sudah memiliki nomor izin edar BPOM RI, berarti produk itu aman dikonsumsi.
  5. BPOM RI mengimbau masyarakat menjadi konsumen cerdas dengan selalu melakukan cek ‘KLIK’ (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluarsa) sebelum membeli dan mengonsumsi produk obat dan makanan. Pastikan kemasan dalam kondisi baik. Baca informasi pada labelnya. Pastikan memiliki izin edar dari BPOM RI, dan tidak melebihi masa kadaluarsa.

Penulis: Febriansyah Editor: Ezar Radinka

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi