Nalar.ID

Wamendag Jerry: Pelaku UMKM Minahasa Harus Melek Teknologi

Nalar.ID, JAKARTA – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga terus berupaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Minahasa untuk adaptif dan melek terhadap perkembangan teknologi. Dengan melek teknologi, para pelaku UMKM di Kabupaten Minahasa diharapkan dapat memperluas cakupan promosi produk mereka dan dapat bersaing, baik di pasar lokal maupun global.

Hal tersebut disampaikan Wamendag Jerry saat menghadiri Sosialisasi Kecintaan Produk Dalam Negeri melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Manado dan Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, kemarin, Kamis (8/2/2024).

Turut hadir Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Krisna Ariza dan Doni Yusri Dosen Manajemen Industri Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB). Sosialisasi ini dihadiri 200 peserta yang terdiri dari pelaku usaha dan masyarakat di Kabupaten Minahasa.

“Kementerian Perdagangan mendorong para pelaku UMKM di Kabupaten Minahasa dan Manado melek teknologi, adaptif, dan melakukan inovasi penjualan. Kami juga berharap para pelaku usaha dapat mengoptimalkan pemanfaatan perwakilan perdagangan RI yang terdiri dari para Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) yang tersebar di seluruh dunia untuk mempromosikan dan menggenjot ekspor produk Indonesia,” ujar Wamendag.

Wamendag Jerry menekankan, berbagai program Kementerian Perdagangan dapat dimanfaatkan para pelaku UMKM. Contohnya, kegiatan pembinaan, pelatihan, dan pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk, kapasitas sumber daya manusia, kapasitas bisnis, dan perluasan akses pemasaran.

Wamendag Jerry menyatakan, pengembangan produk Indonesia merupakan salah satu prioritas pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah sebagai regulator harus menjadi contoh dan teladan dalam penggunaan produk dalam negeri.

“Pemerintah pusat maupun daerah harus memastikan produk dalam negeri berdaya. Saat ini, saya memakai kemeja batik buatan lokal. Bahkan, kemeja batik ini dibuat di Kabupaten Minahasa dengan motif Sulawesi Utara. Pemerintah sebagai regulator harus memberikan contoh dan teladan dalam penggunaan produk dalam negeri. Tidak hanya mencintai, tapi juga membeli, memakai, dan mengonsumsi,” ungkap Wamendag Jerry.

Wamendag Jerry menambahkan, UMKM menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Indonesia pada situasi pandemi Covid-19 dalam tiga tahun terakhir. Dari sisi ekspor, lebih dari 75 persen eksportir merupakan UMKM. Namun, kontribusinya baru mencapai empat persen terhadap total nilai ekspor Indonesia.

Editor: Febriansyah

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi