Nalar.ID

Waspada! Jemaah Haji Wafat Didominasi Penyakit Jantung

Nalar.ID, Jakarta – Diketahui, jemaah haji meninggal dunia dengan penyebab kematian terbanyak adalah penyakit jantung. Dalam sejumlah keterangan, jemaah haji wafat didominasi pria. Dari kelompok umur, lebih banyak usia di bawah 60 tahun.

“Meninggal lebih banyak pria walau jemaah lebih banyak wanita,” kata Kepala Pusat Kesehatan Haji, dr. Budi Sylvana, MARS., di Jeddah, belum lama ini.

Menurut dr. Budi, ada tiga faktor mempengaruhi kondisi kesehatan jemaah haji. Pertama, ancaman suhu dan kelembaban di arab saudi. Kedua, aktivitas berlebihan. Selain itu kerentanan kesehatan jemaah haji.

Di mana jemaah haji Indonesia didominasi oleh jemaah haji risiko tinggi karena faktor usia dan penyakit. Selain itu adanya kekambuhan penyakit yang dipicu oleh kelelahan dan kondisi fisik yang menurun.

Faktor ketiga, kapasitas tenaga kesehatan. Antisipasi dan respon petugas kesehatan terhadap permasalahan kesehatan Jemaah.

“Dengan berbagai cara, angka kematian bisa kita kendalikan. Walau jemaah lansia punya komorbid, tapi bisa kita kendalikan,” tambahnya.

Menurut dr. Budi, kerentanan kesehatan jemaah dapat diantisipasi melalui penguatan promosi kesehatan. Berbagai upaya promosi kesehatan dilakukan tim. Mulai dari kampanye #jangantungguhaus dari awal sebelum keberangkatan jemaah haji.

Selain itu seruan terhadap penggunaan alat pelindung diri. Terutama saat keluar pondokan dan beribadah. Serta kampanye minum obat teratur bagi jemaah haji risti dan memiliki komorbid.

“Untuk jaga jemaah tetap sehat dan mencegah atau memperburuk kekambuhan. Dari sisi kapasitas tenaga kesehatan, dilakukan penguatan formasi 30. Setiap 30 jemaah paling risti di masing-masing kloter, harus selalu didampingi Tenaga Kesehatan Haji (TKH) Kloter. Lalu screening dan kontrol rutin bagi jemaah haji risti di setiap kloter,” jelasnya.

Penulis: Alamsyah | Editor: Radinka Ezar

Komentar

Ikuti Kami

Kami nalar, punya alasan informasi tak ditelan mentah. Mari, sama-sama bernalar.

Nalar.ID | Cerdas Menginspirasi